PEMERINTAH Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, mengimbau masyarakat untuk lebih aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing. Imbauan ini disampaikan menyusul ditemukannya satu kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya pada September 2025.
Lurah Dasan Agung, Iwan Rijaldi mengatakan, pihak kelurahan bergerak cepat menanggapi laporan tersebut dengan segera berkoordinasi bersama Puskesmas Selaparang dan Dinas Kesehatan Kota Mataram untuk melakukan penanganan dini dan mencegah penyebaran kasus lebih lanjut.
“Kami sudah tindak lanjuti laporan ini dengan langkah cepat, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganannya bisa lebih maksimal,” ujarnya, Minggu, 19 Oktober 2025.
Iwan menjelaskan bahwa kasus DBD hampir selalu ditemukan setiap tahun di wilayahnya. Namun, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa karena seluruh kasus ditangani dengan cepat dan tepat.
Ia menegaskan, upaya pencegahan adalah langkah paling efektif dalam menanggulangi penyebaran DBD. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat menjadi fokus utama pihak kelurahan.
“Kami imbau masyarakat untuk aktif melakukan PSN, mulai dari membersihkan selokan, menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, hingga memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti,” jelasnya.
Selain mengimbau warga, Iwan menambahkan bahwa pihak kelurahan juga turut melakukan tindakan pencegahan langsung di lapangan. Melalui kader kesehatan, masyarakat diberikan serbuk Abate pestisida berbentuk serbuk yang berfungsi membunuh jentik dan larva nyamuk penyebab DBD di dalam genangan air.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi genangan air yang mudah terbentuk akibat kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini.
“Cuaca sekarang tidak menentu, kadang hujan, kadang panas. Kondisi ini sangat mendukung perkembangan nyamuk jika ada genangan air. Jadi, mohon kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Ia berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan. Upaya ini dinilai sebagai langkah konkret untuk memutus rantai penyebaran DBD, terlebih menjelang musim penghujan. (pan)



