spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMReses H. Munawir, SP., MM, Warga Minta Bantuan Modal Usaha hingga Penambahan...

Reses H. Munawir, SP., MM, Warga Minta Bantuan Modal Usaha hingga Penambahan Ruang Kelas

Mataram (Suara NTB) – Anggota DPRD Kota Mataram dari Dapil (daerah pemilihan) Mataram, H. Munawir, SP., MM., kembali melaksanakan kegiatan reses (penyerapan aspirasi masyarakat) di dapilnya tanggal 13 – 18 Oktober 2025. Dalam kegiatan yang selalu ramai dipadati masyarakat, berbagai aspirasi disampaikan masyarakat.

Aspirasi paling dominan adalah bantuan modal usaha, di samping aspirasi-aspirasi lainnya. Seperti bantuan kendaraan roda tiga pengangkut sampah, hingga penambahan ruang kelas.

Kegiatan reses H. Munawir, SP., MM., dipadati masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Antara lain aspirasi terkait bantuan modal usaha dan juga penambahan ruang kelas baru. (Suara NTB/ist)

Masyarakat di Lingkungan Pesinggahan Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, terutama para pedagang kecil, kini tengah menghadapi tantangan berat akibat melemahnya daya beli dan resesi ekonomi yang berlarut-larut. Pedagang kaki lima, yang sebagian besar menggantungkan hidup pada usaha harian, merasa kesulitan untuk bertahan akibat menurunnya pembeli dan biaya operasional yang semakin tinggi. Oleh karena itu, harapan besar kini tertuju pada penambahan modal usaha dan perbaikan infrastruktur yang dapat mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat di Lingkungan Pesinggahan, H. Kurdi menyampaikan bahwa daya beli masyarakat semakin melemah berimbas pada usaha-usaha kecil yang semakin tergerus oleh kondisi ekonomi yang tak kunjung membaik. “Modal usaha yang semakin berkurang membuat banyak pedagang kesulitan untuk bertahan. Tanpa ada tambahan modal dan peningkatan keterampilan, usaha ini sulit untuk berkembang,” ungkap salah satu konstituen yang hadir dalam kegiatan reses tersebut.

Meskipun demikian, harapan tetap ada. Beberapa usulan diajukan kepada pemerintah untuk menyediakan akses pembiayaan yang lebih baik, serta program pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilan wirausaha muda. Modal yang hanya bersifat finansial dinilai tidak cukup jika tidak diiringi dengan peningkatan keterampilan dalam berjualan dan mengelola usaha.

Menurut Munawir, Kondisi perekonomian yang sedang terpuruk memengaruhi masyarakat, terutama pedagang kaki lima. Sebagian besar masyarakat Pesinggahan bekerja sebagai pedagang dengan skala kecil. “Pedagang kaki lima ini, apa yang mereka dapat hari ini, itu yang dimakan besok. Jadi, ketika mereka tidak dapat berjualan, mereka kehilangan modal,” tambahnya.

Fenomena ini semakin diperparah dengan pasar yang sepi pembeli. Masyarakat banyak yang mengeluh karena uang yang seharusnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari lebih banyak terpakai untuk hal-hal yang tidak berguna. Akibatnya, daya beli semakin menurun dan ekonomi masyarakat semakin tertekan.

Selain masalah modal usaha, masalah infrastruktur juga menjadi perhatian masyarakat. Salah satu isu utama yang disuarakan adalah kualitas jalan menuju tempat-tempat ibadah yang masih buruk.

Tidak hanya itu, persoalan kebersihan juga menjadi topik pembicaraan penting. Sampah yang menumpuk di berbagai sudut menjadi masalah besar di masyarakat. Warga berharap agar ada lebih banyak kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan. Program pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat dan pemerintah setempat dinilai sangat penting.

“Kesadaran terhadap kebersihan itu penting, karena kebersihan sebagian dari iman,” ungkap Munawir. Dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya untuk kesehatan tetapi juga untuk keberkahan hidup.

Sementara itu di Presak Timur, Pagutan, konstituen yang sebagian besar berasal dari MI Nurul Qur’an berharap adanya bantuan pembangunan ruang kelas baru. Terhadap beragam aspirasi yang disampaikan masyarakat, politisi PPP ini berkomitmen mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat sesuai kemampuannya yang tentunya tidak berbenturan dengan regulasi yang ada. (fit/*)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO