spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWS50 Model Kopdes Merah Putih di NTB Dapat Stimulan Rp25 Juta

50 Model Kopdes Merah Putih di NTB Dapat Stimulan Rp25 Juta

Mataram (suarantb.com) – Sebanyak 50 model Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di NTB dapat stimulan Rp25 juta dari Bank Himbara. Koperasi ini sebagai model bisnis program pemerintah pusat tersebut. Dari total 50 model, di ambil dari 10 kabupaten/kota. Masing-masing daerah diambil lima koperasi.

Penjabat (Pj) Sekda NTB, H.Lalu Moh.Faozal, S.Sos.M.Si mengatakan, pembentukan Kopdes di NTB sudah tuntas. Sebanyak 1.166 Kopdes di NTB sudah berbadan hukum. Namun, untuk core bisnisnya belum ditentukan.

“Dari sekian ribu Kopdes itu kita buat model di 50 untuk bisnisnya. Karena dari sisi pendiriannya sudah klir, 100 persen semuanya sudah selesai. Yang belum itu bisnisnya,” ujarnya, Kamis, 6 November 2025.

Menurutnya, untuk membangun bisnis Kopdes, Gubernur NTB, Dr.H. Lalu Muhamad Iqbal menyarankan Bank Himbara memberikan stimulan senilai Rp25 juta kepada 50 model Kopdes sebagai modal awal mereka. Saat ini, mereka dikatakan telah mendapatkan pelatihan kepengurusan terhadap bisnis itu.

“Bisnisnya di-support, kita di Pemprov NTB diminta untuk mendorong bisnisnya, memberikan stimulus itu 25 juta. Dengan menggandeng Himbara bukan dikasih percuma, tapi itu adalah pinjaman lunak untuk memulai proses bisnis dia,” jelasnya.

Asisten II Setda NTB itu mengungkapkan, kini TNI tengah membangun 137 gerai Kopdes Merah Putih di NTB. Pengerjaan gerai sebagai bisnis Kopdes ini ditargetkan rampung di awal tahun nanti.

Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih akan Dimulai di 41 Titik Lokasi

Di sisi lain, Staf Khusus Menteri Koperasi, Ambar Pertiwiningrum mengatakan proyek pembangunan gerai akan dimulai di 41 titik lokasi yang telah telah tuntas status lahannya. Seluruh proses pembangunannya akan melibatkan TNI melalui kerja sama dengan PT Agrinas Nusantara.

Ia menjelaskan, nantinya akan dibangun bisnis yang terdiri dari gerai sembako, kantor koperasi, unit simpan pinjam, klinik, apotek, gudang logistik, dan cold storage. “Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan, dengan target penyelesaian pada 31 Januari mendatang,” ujarnya.

Untuk tahap awal, rencana pembangunan Kopdes Kelurahan Merah Putih akan mencakup 20 ribu unit di seluruh Indonesia, termasuk 137 unit di NTB. Namun, proses pembangunan difokuskan terlebih dahulu pada lahan-lahan yang sudah siap secara administratif dan fisik.


“Lahan yang akan dibangun harus berstatus clean and clear, bukan kawasan hutan, tidak memerlukan cut and fill, serta merupakan aset desa,” jelasnya.

Adapun anggaran maksimal pembangunan satu unit Kopdes diperkirakan mencapai Rp3 miliar, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah. Selain pembangunan fisik, pemerintah juga tengah menyiapkan pelatihan bagi pengurus dan pendamping Kopdes.

Di NTB, pelatihan akan dimulai pada 10 November, mencakup pelatihan bagi pendamping bisnis, pendamping desa, penyuluh, dan pendamping operasional agar pengelolaan koperasi berjalan profesional.

“SDM-nya juga harus kuat. Karena itu semua pengurus akan dilatih agar koperasi ini bisa mandiri dan berkelanjutan,” katanya. (era)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO