spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA BIMAEmpat Pekerja Kafe di Asakota Ditemukan Terinfeksi IMS

Empat Pekerja Kafe di Asakota Ditemukan Terinfeksi IMS

Kota Bima (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan terhadap pekerja wanita kafe di Kecamatan Asakota yang terjaring razia tim gabungan beberapa waktu lalu. Dari total 21 orang yang menjalani skrining kesehatan, empat di antaranya ditemukan terinfeksi Infeksi Menular Seksual (IMS) jenis sifilis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Ahmad, membenarkan hasil pemeriksaan tersebut saat dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 6 November 2025 . Ia menegaskan bahwa tidak ada pekerja yang terdeteksi positif HIV. Namun, empat orang diketahui mengidap sifilis dan akan segera mendapatkan penanganan medis. “Ini harus ditangani supaya tidak terjadi cross infection. Petugas kesehatan akan melakukan penanganan itu,” jelas Ahmad.

Ia menambahkan, pihaknya telah menugaskan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dalam tatalaksana IMS untuk memberikan perawatan kepada empat pekerja tersebut. Penanganan dilakukan melalui pemberian antibiotik dan pengawasan medis hingga pasien dinyatakan sembuh.

Pemeriksaan kesehatan para pekerja kafe tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari razia gabungan lintas instansi yang digelar di wilayah Asakota beberapa waktu lalu. Razia itu melibatkan unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, dan aparat kepolisian setempat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menekan praktik penyakit masyarakat sekaligus memastikan kondisi kesehatan para pekerja yang berisiko terpapar penyakit menular seksual.

Kegiatan skrining kesehatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan penularan penyakit. Dinas Kesehatan juga akan memperkuat edukasi tentang perilaku hidup sehat dan pencegahan penyakit menular seksual di kalangan masyarakat, terutama pada kelompok yang memiliki risiko tinggi. “Langkah ini bukan hanya untuk pengawasan, tapi juga edukasi agar mereka memahami pentingnya menjaga kesehatan dan tidak menularkan penyakit ke orang lain,” tutupnya. (hir)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO