spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUPelabuhan Kilo Hampir Dipastikan akan Mulai Dibangun 2026

Pelabuhan Kilo Hampir Dipastikan akan Mulai Dibangun 2026

Dompu (Suara NTB) – Rencana Pembangunan Pelabuhan Kilo dalam rangka memperkuat konektivitas antar pulau dan pengembangan kawasan di wilayah timur NTB hampir dipastikan akan dimulai pembangunannya tahun 2026.

Unit Penyelenggara Pelabuhhan (UPP) Kelas III Calabai Dompu selaku penanggungjawab pelaksanaan Pembangunan Pelabuhan Kilo Tengah menyiapkan dokumen pendukung. Rencana pembangunan ini bisa dilakukan proses tender dan dimulai pembangunannya di 2026 ini.

“InsyaAllah tahun 2026 ada anggaran dan langsung pembangunan. Ini saya masih mengupayakan kelengkapan data dukungnya,” ungkap Kepala UPP Kelas III Calabai Dompu, Prayitno, Kamis, 6 November 2025.

Kendati demikian, Prayitno mengaku, pihaknya masih menunggu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut dan lembaga di bawahnya, termasuk UPP.

Rencana Pembangunan Pelabuhan Kilo ini semula telah dianggarkan sebesar Rp96,8 miliar, menggunakan sistem multi years dengan pendanaan SBSN tahun 2025 dan 2026. Bahkan telah dilelang dan sudah ada pemenangnya awal 2025 lalu. Lahirnya Perpres No 1 tahun 2025 terkait efisiensi, juga berdampak pada rencana Pembangunan Pelabuhan Kilo.

Namun dalam rapat dengan Komisi V DPR RI sebagai mitra Kementerian Perhubungan RI, rencana Pembangunan Pelabuhan Kilo ini kembali diperjuangkan H. Mori Hanafi. Menurutnya, Pembangunan Pelabuhan Kilo tidak hanya kebutuhan lokal, tapi juga bagian strategi nasional memperkuat konektivitas antar pulau dan mendukung program tol laut nasional.

Apalagi pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu telah menyiapkan lahan dan dihibahkan ke Kementrian Perhubungan RI untuk Pembangunan Pelabuhan Kilo. Termasuk semua persyaratan yang dibutuhkan, seperti desain, izin dan lainnya juga telah disiapkan.

Bahkan Mori ingin memperjuangkan, rencana alokasi Rp15 miliar pada tahun 2025 bisa direalisasikan sebagai anggaran awal Pembangunan Pelabuhan Kilo. “Pelabuhan Kilo tahun ini tidak ada anggaran, karena efisiensi (sesuai) Perpres No 1 tahun 2025,” katanya.

Pelabuhan Kilo diyakini akan menjadi pintu masuk bagi kemajuan Kabupaten Dompu. Posisinya yang dekat dengan jalur transportasi laut nasional dan internasional, sehingga akan memudahkan kapal menyandar. Apalagi di area Lokasi Pelabuhan, memiliki kolam yang besar untuk menampung kapal-kapal besar dalam jumlah banyak.

Posisi Pelabuhan Kilo juga dekat dengan pusat pertumbuhan ekonomi dan jalur distribusi hasil pertanian, peternakan, kelautan dan jasa lainnya. Sehingga akan menjadikan Pelabuhan Kilo sebagai pintu keluar utama dari pulau Sumbawa. (ula)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO