Rabu, Maret 11, 2026

BerandaNTBLOMBOK TIMURSatpol PP Gencar Sosialisasi dan Operasi, Lotim Dinilai Subur Jadi Pasar Rokok...

Satpol PP Gencar Sosialisasi dan Operasi, Lotim Dinilai Subur Jadi Pasar Rokok Ilegal

Selong (Suara NTB) – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dinilai menjadi pasar yang subur bagi peredaran rokok ilegal. Maraknya peredaran rokok tanpa cukai ini mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menggencarkan sosialisasi dan operasi gabungan guna memutus mata rantai peredarannya.
Kepala Satpol PP Lotim, Salmun Rahman, menjelaskan bahwa upaya penanganan rokok ilegal dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu sosialisasi kepada masyarakat dan operasi penertiban.

“Upaya Pol PP selain melakukan sosialisasi mencegah peredaran rokok ilegal, juga menggelar operasi gabungan. Hal itu dilakukan untuk mencegah peredaran rokok ilegal,” jelas Salmun.

Ia menegaskan rokok ilegal yang beredar bukan merupakan produksi lokal. “Rokok ilegal bukan buatan masyarakat Lotim. Datanya dari luar. Kalau dibiarkan, tidak saja negara yang rugi, tapi masyarakat,” tegasnya.

Salmun memaparkan dampak kerugian yang lebih luas. Menurutnya, toko resmi memberikan kontribusi ke negara untuk sektor kesehatan dan pendidikan melalui pembayaran pajak. Sementara pelaku rokok ilegal tidak memiliki tanggung jawab sosial tersebut.

“Oleh karena itu, kami menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk jangan mengonsumsi rokok ilegal. Rokok ilegal mudah beredar karena harganya murah akibat tidak kena pajak. Untuk itu, butuh sosialisasi dan operasi,” ujarnya. Dalam aksinya, Satpol PP mendapat dukungan penuh dari Bea Cukai.

Dalam upaya memperluas jangkauan sosialisasi, peran media massa dinilai krusial. “Media diharapkan peranannya untuk sosialisasi. Jangkauan media lebih luas. Kami kan terbatas kemampuannya,” tutur Salmun.

Ia mengungkapkan bahwa temuan rokok ilegal dalam setiap operasi bukanlah hal yang langka. “Setiap operasi gabungan yang dilakukan selalu ditemukan peredaran rokok ilegal. Barang buktinya kami sita,” katanya.

Salmun mengakui bahwa merek rokok ilegal kian marak beredar dan Lotim cukup subur menjadi pasarnya. Di tengah penegakan hukum, ia menyayangkan posisi pedagang kecil yang kerap terdampak.

“Pedagang kecil yang kasian juga sebenarnya. Disitulah kita berikan pemahaman, pedagang kecil jangan jual rokok ilegal,” pungkas Salmun, menegaskan komitmennya untuk terus membersihkan Lotim dari peredaran rokok ilegal demi melindungi pendapatan negara dan masyarakat. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES
IKLAN





VIDEO