PENJABAT Sekda NTB, Drs.H.Lalu Moh.Faozal menegaskan beauty contest jabatan eselon III tidak untuk memperumit mereka memperebutkan jabatan administrator. Menurutnya, seleksi dilakukan semata-mata untuk menerapkan meritokrasi.
“Bagian dari meritokrasi. Salah satu dari konsekuensi meritokrasi itu adalah membuka seluas-luasnya untuk memastikan bahwa semua bisa berpartisipasi. Tidak ada maksud lain. Ini dibuka supaya kita tahu kompetensi itu,’’ ujarnya, Kamis, 6 November 2025.
Begitupun dengan niat adu pejabat. Ia membantah tegas beauty contest jabatan administrator di lingkup Pemprov NTB untuk mengadu mereka. ‘’Tidak ada yang diadu-adu. Siapa yang diadu-adu,’’ tanyanya.
Menurutnya, beauty contest dilakukan untuk membuka seluas-luasnya kesempatan kepada seluruh ASN eselon III di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB untuk berkompetisi. Hal ini bertujuan agar Pemprov bisa menempatkan ASN terbaik di posisi terbaik. “Kompetisi dia jadinya terbuka. Ini kan ada rumpun-rumpunnya kita buka,” ucap Lalu Moh. Faozal.
49 Jabatan Administrator Lowong
Saat ini, tercatat sebanyak 49 jabatan administrator di lingkup Pemprov NTB lowong. Beauty contest dilakukan untuk mengisi jabatan tersebut. Namun, pengisian akan dilakukan secara bertahap. Pemprov NTB memprioritaskan OPD yang tidak terdampak merger atau peleburan.
“Kita lihat, mungkin yang didahulukan adalah yang jabatan lowong pada jabatan yang tetap. Sembari berjalannya waktu kami juga memproses adanya perpindahan beberapa jabatan struktural ke jabatan fungsional tertentu,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno, kemarin.
Belasan Pejabat Daftar Beauty Contest Eselon III
Berdasarkan data terakhir, tercatat belasan pejabat eselon III se-Provinsi NTB mengikuti seleksi ini. Tri Budiprayitno mengatakan, biasanya pendaftar seleksi akan ramai di detik-detik penutupan pendaftaran sebagaimana yang terjadi pada seleksi terbuka jabatan eselon II beberapa waktu lalu.
Pihaknya mulai melayani konsultasi sejumlah pejabat yang tertarik mengikuti beauty contest jabatan administrator. Baik melalui online, maupun yang datang langsung ke kantor BKD. “Termasuk melakukan crosscheck mereka yang dulu pernah mengikuti kompetensi itu masih berlaku atau tidak, itu prosesnya sampai nanti tanggal batas waktu pendaftaran,” tutupnya. (era)



