Giri Menang (suarantb.com) – 11 Desa Persiapan di Lombok Barat (Lobar) segera ditetapkan menjadi desa definitif, menyusul satu tahap lagi memperoleh nomor registasi dan kode desa. Tahapan terahir, tim Kemendagri akan turun hari ini untuk verifikasi faktual ke desa-desa Persiapan. Turunnya Tim Kemendagri melakukan verifikasi akhir, menjawab penantian dari 11 desa Persiapkan selama tujuh tahun terbentuk.
Rapat persiapan verifikasi oleh Tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), digelar di Kantor dinas PMD Rabu (12/11/2025) dihadiri oleh Bupati Lobar, H. Lalu Ahmad Zaini bersama para Kades Induk dan Penjabat (Pj) Kades Persiapan. “Memang sudah final ini, besok mau datang tim verifikator faktual dari Kemendagri,” kata LAZ.
Ia mengatakan, desa persiapan ini lama prosesnya karena Kemendagri mengurus desa-desa seluruh Indonesia. Namun Bupati langsung turun tangan berkomunikasi dengan Wamendagri, setelah mendapat laporan dari Kepala Dinas PMD Lobar terkait ketidakpastian jadwal tim Kemendagri ini turun verifikasi.
Begitu ia koordinasi dengan Wamendagri, langsung direspons dengan menurunkan tim verifikasi lapangan ke desa persiapan. “Tahun ini tuntas (definitif), karena ini tahapan terakhir,” ujarnya.
Bupati pun meminta kepada semua jajaran OPD dan Pemdes Desa Induk maupun Desa Persiapan menyiapkan segala yang diperlukan oleh tim Kemendagri saat turun verifikasi. Persyaratan baik data- data yang diperlukan tim sebagai syarat desa definitif disiapkan oleh Pemdes.
Ia yakin desa-desa telah menyiapkan diri, karena telah lama mempersiapkan diri untuk menghadapi Verifikasi faktual dari Kemendagri ini. Ia juga menekankan pada desa induk membantu desa persiapan, termasuk OPD terkait dari Pemprov. LAZ berharap verifikasi ini bisa berjalan lancar. Nantinya hasil verifikasi tim ini,akan ditindaklanjuti oleh pihaknya ke Jakarta untuk mempercepat prosesnya.
Menurutnya, sekian lama menunggu akhirnya harapan desa Persiapan bisa definitif segera terealisasi. Justru kata dia, disana lah letak kenikmatannya. “Justru kan sebenarnya begitu, makin lama menunggu, Makin nikmat kalau kita telah mendapatkan (desa definitif),” imbuhnya berseloroh.
Prosesnya desa persiapan baru berprogres di era pemerintahan Bupati Lalu Ahmad Zaini dan Wabup Hj Nurul Adha, karena Bupati turun tangan mempercepat prosesnya dengan melobi Kemendagri.
Sementara itu Pemdes Langko Kecamatan Lingsar selaku desa induk dari persiapan Longseran mengaku telah siap menerima tim Kemendagri yang turun melakukan verifikasi faktual terhadap 11 desa Persiapan di Lobar.
“Kami sudah siap dengan segala sesuatunya, termasuk dengan risiko dan sebagainya. Baik dari sisi administrasi, fisik bangunan kantor desa, aula kantor desa, kami sudah siap. Bisa dikatakan 99,9 persen siap,” terang Kepala Desa Langko Mawardi.
Pihaknya berharap verifikasi faktual ini yang terakhir, sebagai syarat penerbitan registrasi kode desa. Dan syaratnya harus diverifikasi faktual oleh Kemendagri. “Kami berharap Kemendagri mengabulkan permohonan kami untuk menjadi desa definitif,” imbuhnya.
Pihaknya pun berterima kasih kepada Pemkab dalam hal ini Bupati yang telah mendukung penuh penetapan desa definitif ini. “Bahkan beliau akan menindaklanjuti ke Kemendagri, beliau akan ke Jakarta khusus akan berbicara mengenai desa persiapan menjadi dedinif ini,” tutupnya. (her)


