spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURHaerul Warisin Pimpin KONI Lombok Timur

Haerul Warisin Pimpin KONI Lombok Timur

Selong (suarantb.com) – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lotim masa bakti 2025–2029. Pengukuhan ditandai dengan penyerahan pataka oleh Ketua Umum KONI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Mori Hanafi di Pendopo Bupati Lombok Timur, Ahad (16/11/2025).

Acara yang mengusung tema “Kobarkan Semangat Juara dan Raih Prestasi Menuju Porprov NTB XII Tahun 2026 dan PON XXII Tahun 2028” ini menandai dimulainya kepemimpinan baru untuk memajukan dunia olahraga di Lotim.

Dalam sambutannya, H. Iron – sapaan akrabnya mengucapkan terima kasih dan selamat atas dilantiknya pengurus baru. Ia menekankan pentingnya komitmen dan tanggung jawab penuh dari seluruh jajaran pengurus, yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat seperti ASN, pensiunan, pengusaha, dan kontraktor, untuk memajukan semua cabang olahraga dan atlet.

“Harapannya, kita sama-sama berkorban. Kekurangan (anggaran) itulah yang nantinya akan ditanggulangi oleh pengurus baru,” tegas Haerul, yang pernah memimpin KONI Lotim pada periode 2013-2018.

Haerul menyampaikan target utama kepengurusan barunya adalah meningkatkan perolehan medali emas, baik untuk Lotim maupun NTB. Ia menyebut cabang olahraga silat sebagai penyumbang medali emas andalan, namun juga menaruh harapan besar pada cabang lain, termasuk biliar yang baru diresmikan.

Menyongsong Porprov NTB XII tahun 2026, Bupati mengumumkan penundaan penyelenggaraan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab). Anggaran yang sedianya untuk Porkab akan dialihkan untuk pembinaan atlet menghadapi PON 2028.

“Mudah-mudahan kita senantiasa mendapatkan keberkahan dan kesehatan, untuk membina olahraga di Lombok Timur, sehingga bisa maju, bangkit, semakin jaya dan lebih baik pada masa yang akan datang,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, menyampaikan kebanggaan dan harapan besar terhadap kepengurusan baru KONI Lotim. Ia menekankan pentingnya sinergi antara provinsi dan kabupaten dalam membina atlet.

“Selamat bekerja. Semoga kita bisa bersinergi dalam membangun prestasi olahraga di Provinsi NTB ini,” harap Mori Hanafi.

Disinggung mengenai tantangan pengurangan dana transfer pusat, Mori Hanafi optimis Porprov 2026 dapat terlaksana dengan baik. Hasil Porprov ini akan menjadi acuan penting untuk mempersiapkan atlet NTB dalam waktu singkat menuju PON 2028 di NTB, yang menargetkan peringkat lima besar dengan 60 medali emas.

Porprov 2026 didesain berbeda dengan 51 cabang olahraga (cabor) dan sistem tuan rumah bersama antara NTB dan NTT. Beberapa cabor akan didorong untuk diselenggarakan di kabupaten/kota, termasuk Lotim, untuk membangun euforia dan memperkuat kapasitas penyelenggaraan di daerah. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO