Dompu (Suara NTB) – Dua jembatan yang rusak akibat banjir bandang yang terjadi pada Desember 2024 bakal ditangani Balai Jalan Nasional tahun 2026. Kepastian itu setelah pihak Balai Jalan Nasional berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Dompu.
Dua jembatan yang bakal ditangani yaitu jembatan Doropeti dan jembatan Soritatanga Kecamatan Pekat. “Yang sudah pasti hasil koordinasi dari Balai Jalan Nasional itu jembatan di Doropeti. Bahkan sudah ada desainnya. Itu akan dikerjakan tahun depan,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dompu, Aris Ansary, S.T, M.T., kepada Suara NTB, Jumat, 21 November 2025.
Untuk jembatan di Sori Tula Desa Soritatanga Kecamatan Pekat, Balai Jalan Nasional mengaku akan menangani bila perusahaan galian C yang ada di sekitar jembatan, membuat tanggul untuk mengarahkan aliran sungai. Karena aliran sungai Sori Tula sebagian akan masuk ke wilayah galian C Perusahaan saat banjir dan menerobos jalan.
Akibatnya, akses jalan di jembatan Sori Tula nyaris putus. “Untuk jembatan Sori Tula, Balai Jalan Nasional minta agar aliran sungainya dibuatkan tanggul,” jelasnya.
Jembatan Doropeti yang akan ditangani 2026 mendatang, Panjang jembatan 15 meter dan tinggi dari jembatan yang ada saat ini sekitar 1,5 meter. Lebarnya, tidak terlalu lebar. Sehingga tidak akan banyak mengganggu rumah warga setempat. “Selain akan dibangunkan jembatan, nanti akan dilakukan normalisasi sungainya,” ungkap Aris. (ula)



