Mataram (suarantb.com) — Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai menata ulang kawasan Pelabuhan Bangsal, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, hal ini menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait dengan pelabuhan yang mulai padat. Terutama pada area jalan dan parkir.
Kasi Pelabuhan Bidang Pelayaran Dishub NTB, Abdul Hanan, mengatakan penataan sudah mulai berjalan sejak awal November 2025 lalu.”Tanggal 5 November kemarin kita sudah mulai melakukan penataan Pelabuhan Bangsal, khusunya bagi kendaraan roda empat,” ujarnya.
Usai penertiban, seluruh kendaraan pengangkut penumpang dilarang parkir di dalam kawasan Pelabuhan Bangsal. Pengemudi diminta menurunkan penumpang di area drop zone, lalu memarkirkan kendaraan di terminal darat.
“Jadi modelnya nanti drop zone, lalu mereka menunggu di terminal darat, jaraknya 500 meter,” lanjutnya.
Meski begitu, Dishub masih memberi ruang bagi 10 unit kendaraan yang tergabung dalam Koperasi Wisnuman untuk ngetem di sekitar pelabuhan. Sementara kendaraan dari luar hanya diperbolehkan menunggu di terminal darat.
Ia menjelaskan, penertiban sebenarnya sudah direncanakan sejak 2023, namun baru bisa direalisasikan setelah koordinasi antara Dishub NTB, Dishub Lombok Utara, dan berbagai pihak terkait. Selain mengatur arus kendaraan, sistem pembelian tiket juga dipindah ke terminal darat.
“Sehingga tidak terjadi crowded di depan pintu gerbang,” ucapnya.
Tidak hanya di darat, penataan juga dilakukan di wilayah laut. Pemerintah menertibkan kapal-kapal yang sebelumnya parkir hingga 24 jam di pelabuhan. Hanan menegaskan, praktik tersebut tidak diperbolehkan sesuai aturan.
Ia menyebut, kapal tidak boleh berlabuh 24 jam penuh karena bertentangan dengan surat persetujuan olah gerak (SPOG).
Polisi Perketat Pengawasan Kapal Bali-Bangsal
Sementara Dishub melakukan tata ulang, polisi juga memperketat pengawasan lalu lintas jalur laut Bali-Bangsal yang melibatkan armada kapal cepat (fast boat). Bahkan, Satpol Airud Polres Lombok Utara akan menindak tegas bilamana ditemukan pelanggar yang mengindahkan keselamatan penumpang.
Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta,S.I.K., melalui Kasat Polairud, AKP I Gusti Made Suarjaya, menegaskan, pihaknya melakukan pengawasan intensif terhadap intensitas transportasi laut armada kapal cepat. Patroli pengawasan di Pelabuhan Bangsal melibatkan personel secara ketat.
Patroli yang dilakukan fokus pada pengawasan aktivitas bongkar muat dan pergerakan penumpang. Personelnya tidak hanya mengamankan proses turun naik penumpang, tetapi juga secara aktif memberikan himbauan Kamtibmas.
Pihaknya juga menghimbau secara langsung, agar seluruh penumpang selalu waspada dan menjaga barang bawaannya.
Pengetatan pengawasan ini merupakan langkah antisipasi dini oleh Polres Lombok Utara untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut, terutama menjelang peningkatan intensitas hujan dan gelombang tinggi diperairan Selat Lombok. (era)



