spot_img
Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAPerkuat Sektor Peternakan, Sumbawa Terima Kunjungan Tim Kementan

Perkuat Sektor Peternakan, Sumbawa Terima Kunjungan Tim Kementan

Sumbawa Besar (suarantb.com) – Pemkab Sumbawa, menerima secara resmi kunjungan tim survey dari Direktorat hilirisasi hasil peternakan pada Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Sabtu (22/11).

“Jadi, kunjungan dari tim Survey Kementan ini menjadi tahap awal dalam rencana pembangunan Integrated Poultry Industry atau industri unggas terpadu di Sumbawa,” kata Sekretaris Daerah (Sekda), Dr. H. Budi Prasetiyo, kepada wartawan, kemarin.

Haji Budi melanjutkan, kehadiran tim survei ini merupakan peluang besar bagi Sumbawa untuk memperkuat hilirisasi sektor peternakan. Sehingga bisa menghadirkan nilai tambah bagi produk unggas, serta membuka pintu investasi baru bagi daerah.

“Kehadiran Tim Survey menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan sektor peternakan di Sumbawa. Kami berharap inisiatif ini mampu memberikan manfaat langsung bagi peternak lokal dan masyarakat luas,” ucapnya.

Ia melanjutkan, integrated Poultry Industry yang direncanakan tidak hanya mencakup pengembangan hulu seperti produksi ternak unggas. Melainkan juga akan mengintervensi sector hilir meliputi pengolahan, distribusi, hingga pemasaran produk.

“Jadi, dengan konsep terintegrasi, industri ini harapan kami bisa meningkatkan kualitas rantai pasok unggas sekaligus mendongkrak daya saing daerah di sektor peternakan nasional,” ujarnya.

Seraya menambahkan, tim survey Kementan ini nantinya akan melakukan serangkaian peninjauan lapangan, pemetaan potensi wilayah, serta analisis kebutuhan pembangunan. Ia berharap, sinergi antara daerah dan pusat ini bisa membawa percepatan pembangunan, dan membuka banyak peluang kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya peternak lokal.

“Semoga kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong ekonomi berbasis potensi daerah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,’’ jelasnya.

Dukungan Pemprov NTB
Pemprov NTB terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor-sektor potensial daerah, seperti pertanian, kelautan, pariwisata, dan sejumlah sektor lainnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat langkah pembangunan daerah dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang beragam. Sektor-sektor seperti pertanian, kelautan, peternakan, dan perkebunan menjadi fokus utama pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo menjelaskan, Sumbawa memiliki dua kelompok besar sumber daya alam, yaitu sumber daya tidak terbarukan seperti tambang dan mineral, serta sumber daya terbarukan seperti pertanian dan kelautan.
Pemerintah daerah, lanjut Dedi, terus berupaya mengarahkan transformasi ekonomi menuju sektor yang bersifat berkelanjutan.

“Sektor pertanian dan kelautan disebut sebagai pilar utama, karena keduanya mampu menopang kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang,” kata Dedi, Senin 3 November 2025.

Selain itu, sektor perkebunan juga tumbuh pesat. Kopi Sumbawa menyumbang lebih dari 42 persen produksi kopi NTB, sedangkan komoditas bawang merah terus meningkat dengan kontribusi 13,83 persen.

Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), pemerintah daerah mendorong penguatan agrobisnis dan agroindustri untuk menciptakan nilai tambah produk lokal.

“Hasil pertanian dan kelautan perlu diolah langsung di daerah. Gabah harus menjadi beras kemasan, jagung diarahkan menjadi bahan industri pakan, dan udang serta rumput laut harus diolah sebelum diekspor,” jelas Dedi.

Langkah ini sejalan dengan strategi pemerintah daerah untuk membuka peluang investasi industri kecil, menengah, hingga besar. Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO