spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATKolaborasi dengan Pelaku Wisata, Bupati Lobar Targetkan 32 Event Dongkrak Kunjungan dan...

Kolaborasi dengan Pelaku Wisata, Bupati Lobar Targetkan 32 Event Dongkrak Kunjungan dan Lama Menginap

 

Giri Menang (suarantb.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata setempat, resmi menyiapkan 32 event utama dalam Calendar of Event (CoE) Lombok Barat 2026, dan jumlah itu kembali bertambah menjadi 33 event setelah muncul satu usulan baru.

Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, menegaskan perluasan agenda wisata ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata di NTB.

Bupati menegaskan seluruh event tersebut lahir dari komitmen Pemda, berkolaborasi dengan semua pihak baik pelaku wisata, industri pariwisata dan lainnya. Hal ini ditegaskan LAZ, Senin (24/11/2025) saat meluncurkan Calender of Event, di Sengigigi.

Menurutnya, semakin banyak event maka semakin besar peluang Lombok Barat menarik wisatawan sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat. “Tujuannya jelas, wisatawan bertambah, sektor usaha hidup, desa bergerak,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan event-event tersebut bukan hanya milik Pemda, melainkan akan menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan seluruh desa di Lombok Barat. Ia menegaskan sejumlah desa akan didorong naik kelas sesuai potensi yang dimiliki.

“Kita akan perluas ke depan. Desa yang layak akan kita naikkan levelnya. Tidak ada yang boleh stagnan. Semua harus tumbuh,” katanya.

Pemda, menurutnya, sudah menjalankan langkah proaktif dengan menyiapkan promosi bersama, paket destinasi, hingga penataan ruang publik sebagai pendukung event.

Bupati Zaini menekankan orientasi utama CoE bukan sekadar menyelenggarakan acara, tetapi menggerakkan ekonomi rakyat. Setiap event diwajibkan memiliki rantai dampak ekonomi yang jelas bagi masyarakat.

Ia mencontohkan event olahraga seperti maraton. Meski tidak semua warga terlibat langsung, efek ekonominya menyentuh berbagai sektor. “Peserta menginap tiga hari saja sudah berdampak. Mereka makan, belanja, pakai transportasi. Dampaknya berlapis-lapis,” jelasnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya membuat wisatawan tinggal lebih lama. “Kalau tinggal lama, tidak mungkin mereka diam tanpa belanja atau konsumsi. Di situlah ekonomi berputar,” tegas Bupati.

Sejumlah penyelenggara sudah mulai melirik Lombok Barat untuk event skala lebih besar. Meski bukan fokus utamanya, Bupati mengakui bahwa adanya Kharisma Event Nusantara (KEN) di bawah Kemenparekraf dapat memperkuat promosi.“Kita tidak mengejar KEN, tapi kalau masuk itu bagus. KEN menjamin keramaian. Dan itu berdekatan dengan pemerintah pusat, jadi promosi lebih luas,” ujarnya.

Dengan total 32 event tahun 2026, Pemda menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Sebagai informasi 32 Even yang digelar tahun depan Pemkab Lobar, diantaranya Event Merumatta coast trail akan mngawali pada bulan Februari 2026. Dilanjutkan Pesona Ramadan pada Bulan Maret, dan pemecahan Rekor Muri Zikir Masal/Hadrah pada bulan yang sama. Kemudian event tradisi Lebaran Topat akan digelar setelah libur Hari Raya Idul Fitri.Beralih dibulan April akan ada Lombok Barat Travel Mart, Car Free Night (CFN) Idol, Jelobar HUT Lombok Barat, ditutup dengan Festival Presean HUT Lobar.

Pada Bulan Mei ada Event Travel Mart Lombok Trevel Network dan Event Mancing Mania. Bulan Juni Event Senggigi Fun Fun, Cemara Trail Run dan Travel Mart akan digelar. Lanjut Bulan Juli ada event Aruna Sound and Move serta Festival Taman Narmada. Di bulan Agustus sebanyak 6 event yang akan digelar, mulai dari Sail Boat Race Sekotong, Aruna Senggigi Nite Run, Festival Gendang Beleq, Jelobar Hut RI, Festival Presean Hut RI, dan Pesona Keris Nusantara.

Lanjut bulan September hanya ada event menyambut road to MotoGP 2026. Kemudian Bulan Oktober terdapat Festival Dua Gunung, launching Calender Of Event 2027, Kejuaraan para lanyang 2026, Festival Sekotong, dan Merumatta Half Marathon. Bulan November ada Festival Pesona Senggigi, Senggigi Sunset Jazz, Open Stage Penyambutan Kapal Pesiar, dan Perang Topat. Terakhir di bulan Desember ada Family Run Run dan Tahun Baru 2027. (her)

 

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO