spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEProyek Kereta Gantung Rinjani Belum Masuk OSS

Proyek Kereta Gantung Rinjani Belum Masuk OSS

PROYEK pembangunan kereta gantung di Rinjani tetap berjalan. Meski belum masuk sistem Online Single Submission (OSS), Pemprov NTB memastikan proyek tersebut masih berproses di Kementerian Kehutanan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Irnadi Kusuma mengatakan, saat ini progres proyek tersebut masih soal Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di pusat. Kementerian Kehutanan, sambungnya kini melakukan perubahan Amdal proyek tersebut.

“Dia sedang penyesuaian dengan izin pemanfaatan hutan,” ujarnya, Selasa, 25 November 2025.

Ia menjelaskan, izin operasional soal pembangunan proyek kereta gantung Rinjani memang belum terbit karena proses perubahan Amdal. Perubahan Amdal itu diketahui karena investor sudah pernah menginput dokumen sebelumnya sehingga ada rekam jejak dalam sistem.

“Mereka sudah pernah masukkan, artinya kalau kita lihat dari situ kan ada jejaknya, sudah pernah dimasukkan,” katanya.

Dari proses pengajuan itu, Irnadi mengaku pihaknya melihat adanya keseriusan investor asal Tiongkok itu untuk melanjutkan pembangunan kereta gantung Rinjani yang akan menelan anggaran Rp6,7 triliun tersebut.

Meski Amdal memakan proses yang panjang, mantan Kepala UPT Samsat KLU itu memastikan investor sudah mulai melakukan aktivitas di lapangan, termasuk groundbreaking. Tahap berikutnya, setelah Amdal tuntas, barulah investor dapat kembali masuk ke OSS untuk pengurusan izin operasional.

“Jadi dalam satu perizinan perusahaan itu tidak hanya dilihat satu izin saja, tapi di izin amdalnya, apakah sudah selesai, izin operasional dan sebagainya. Dia kompleks izinnya,” katanya. (era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO