spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEBupati Amar Pimpin Apel Siaga Bencana dan Pencanangan BBGRM Tahun 2025

Bupati Amar Pimpin Apel Siaga Bencana dan Pencanangan BBGRM Tahun 2025

Taliwang (suarantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar kegiatan Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana Hidrologi pada, Kamis (27/11/2025) kemarin. Acara yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano itu sekaligus juga dirangkai dengan pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat kabupaten tahun 2025.

Kegiatan apel tersebut dipimpin langsung Bupati Sumbawa Barat, H, Amar Nurmansyah, ST., M.Si. Turut hadir dalam acara itu, Wakil Bupati, Hj. Hanipah Musyafirin, Sekretaris Daerah (Sekda), Hairul, jajaran Forkopimda KSB, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Agen Gotong Royong (AGR) dan masyarakat.

Bupati H. Amar Nurmnasyah secara simbolis menyerahkan peralatan pembersih sampah kepada perwakilan anggota AGR tanda dimulainya pelaksanaan BBGRM tahun 2025.

Dalam amanatnya, Bupati Amar menyampaikan, kegiatan apel ini dalam rangka menunjukkan kesiapsiagaan, ketangguhan dan ketahanan pemerintah dan masyarakat terhadap apapun ancaman bencana. Baik itu yang disebabkan alam maupun non alam yang kemungkinan terjadi di wilayah KSB. “Terima kasih atas kehadiran kita semua pada acara hari ini,” katanya.

Dalam menghadapi bencana, menurut Bupati ada hal paling penting dari pada mengatasi dampaknya. Hal tersebut kata dia, peringatan dini terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Cara itu dapat dijalankan lebih awal dengan pemetaan pemetaan potensi-potensi bencana. “Karena dengan kita bisa memetakan, mendeteksi menjadi peringatan dini, maka kita bisa mengurangi dampak mengurangi efek-efek yang merugikan dari bencana tersebut,’’ ujarnya.

Untuk penciptaan kesiagaan dini itu, kata Bupati Amar harus dimulai dari hulu. Semua stakeholder pemerintah dan masyarakat yang berperan harus paham apa yang harus disiapkan ketika terjadi bencana.

“Semuanya harus paham sampai dengan urusan dapur umum. Dan saya yakin kita bisa karena kita sudah cukup tangguh menghadapi banyak bencana. Kita pernah menghadapi bencana gempa bumi kita sering menghadapi bencana banjir dan itu semua bisa kita lalui bersama,’’ cetusnya.

Dalam hal pencanangan BBGRM, Bupati menyatakan, semangat kegiatan tersebut sudah sangat melekat di benak pemerintah dan masyarakat KSB. Buktinya nilai-nilai semangat gotong royong itu saat ini sudah diformalkan dalam bentuk Peraturan Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (Perda PDPGR) sejak beberapa tahun silam. “Dan bukti kongkritnya adalah rekan-rekan AGR yang hadir juga di tengah-tengah kita hari ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati secara eksplisit mengingatkan kembali fungsi anggota AGR di tingkat masyarakat. Kata Bupati KSB ketiga ini, tugas anggota AGR bukan hanya urusan pembangunan, tapi juga pemberdayaan dan urusan pelayanan.

“Jadi anggota AGR itu skup kerjanya sangat luas sebab semua program-program pemerintah itu juga kita laksanakan dengan gotong royong,” tandasnya seraya menambahkan bahwa para anggota AGR dibentuk sebagai motor penggerak gotong royong di tengah masyarakat.

“Anggota AGR itu adalah inisiator menumbuhkan semangat membangkitkan jiwa gotong royong di tengah-tengah masyarakat di semua aspek kehidupan baik itu pelayanan pembangunan dan juga pembiayaan di lingkup kerjanya masing-masing,” pungkas Bupati.

Usai acara apel, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon di Desa Poto Tano. Bupati juga berkesempatan berkeliling salah satu lingkungan warga dan meminta masyarakat Desa Poto Tano untuk selalu menjaga kebersihan pekarangan rumah mereka. (bug/*)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO