spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURDPK Lotim Dorong Lahirnya Penulis Baru

DPK Lotim Dorong Lahirnya Penulis Baru

Selong (Suara NTB) – Guna mendorong lahirnya penulis-penulis baru yang mengangkat kearifan lokal, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulis Muatan Lokal. Kegiatan yang diikuti 60 peserta dari berbagai unsur ini diharapkan dapat melahirkan tiga judul buku antologi baru untuk memperkaya khazanah literasi daerah.

Kepala DPK Lotim, Dr. H. Mugni, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa Bimtek Penulisan Konten Budaya Lokal diikuti oleh peserta dari unsur pelajar, mahasiswa, pengelola perpustakaan, dan guru. Kegiatan ini dirancang dalam tiga tahap untuk memastikan kualitas tulisan yang dihasilkan.

“Dari 60 orang calon penulis ini, kami harap dapat melahirkan minimal tiga judul buku antologi. Selanjutnya, DPK akan memproses ISBN-nya ke Perpustakaan Nasional,” ujar Mugni, dalam sambutannya, Kamis (20 November 2025).

Ia menambahkan bahwa para penulis baru ini juga diharapkan dapat membentuk komunitas sebagai wadah peningkatan kapasitas dan mempermudah koordinasi dengan DPK ke depannya.
Bimtek ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lombok Timur yang diwakili oleh Asisten 3 Setda Lotim, Husnul Basri, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, Husnul menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif DPK Lotim.

“Pemkab sangat mengapresiasi berbagai kegiatan progresif yang dilaksanakan oleh DPK, seperti Bimtek hari ini yang membimbing calon penulis untuk menulis tentang Lombok Timur. Semoga dari 60 peserta ini, lahir penulis-penulis handal di masa depan,” tutur Husnul.

Ia juga turut mengapresiasi kebijakan lain DPK Lotim, seperti layanan enam hari full day dan program “MAPUSTAKI” (Masuk Perpustakaan Buka Alas Kaki).

Secara teknis, Mugni memaparkan, Bimtek ini berlangsung dalam tiga rentang waktu. Tahap pertama pada 20 November 2025 diisi dengan pembukaan dan penyajian materi oleh para narasumber berpengalaman. Usai menerima materi, para peserta diberi tugas untuk menulis tentang budaya lokal Lotim.

Tahap kedua dilaksanakan pada 26 November 2025, di mana seluruh peserta berkumpul kembali untuk mengumpulkan tulisannya. Naskah tersebut kemudian akan direview oleh narasumber. Hasil review akan dikembalikan kepada penulis untuk disempurnakan.

Tahap ketiga dan final akan digelar pada 8 Desember 2025. Pada pertemuan ini, seluruh tulisan yang telah direvisi dibahas bersama hingga dinyatakan layak cetak. Buku antologi yang dihasilkan nantinya akan menjadi referensi berharga bagi koleksi Perpustakaan Daerah Lombok Timur, melestarikan budaya lokal melalui tulisan. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO