Praya (suarantb.com) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarsip) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) meluncurkan program pelatihan bahasa asing gratis khusus bagi sekolah-sekolah pinggiran. Dengan tiga sekolah pinggiran Kota Praya sebagai proyek percontohan atau pilot project. Masing-masing SD Negeri 1 Gerunung, SD Negeri 2 Gerunug dan SD negeri 3 Gerunung, Praya.
“Ada dua bahasa asing yang dilatih. Dengan 15 orang siswa di masing-masing kelas. Yakni kelas Bahasa Inggris untuk siswa kelas VI dan Bahasa Arab untuk siswa kelas V. Dengan melibatkan tutor yang memang berkompetensi dibidangnya,” sebut Kepala Dispusarsip Loteng Drs. H. Lalu Muliawan, kepada Suara NTB, Jumat (28/11/2025).
Programnya sendiri akan berlangsung selama dua bulan hingga akhir tahun 2025 mendatang. Setelah itu baru akan ada evaluasi untuk melihat efektivitas serta dampak dari program kursus bahasa asing gratis tersebut. Jika sukses, program tersebut rencananya akan diperluas ke sekolah-sekolah lainnya di Loteng.
Pelaksanaan programnya sendiri sejauh ini masih terbatas memang masih terbatas cakupannya, karena ingin melihat efektivitas programnya terlebih dahulu. Selain memang karena kondisi anggaran yang terbatas. “Ini saja tutor yang kita libatkan sipatnya relawan. Tidak kita berikan honor. Hanya uang transport saja yang jumlahnya tidak seberapa,” akunya.
Tapi kalau nantinya sudah menjadi program pemerintah daerah, tentu perhatiannya lebih besaran. Cakupan programnya juga akan lebih luas ke sekolah-sekolah di kecamatan lainya di Loteng. Dengan tetap berfokus pada sekolah-sekolah pinggiran dan yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan.
Harapanya, sekolah-sekolah pinggiran tersebut juga bisa mengimbangi sekolah-sekolah yang lebih maju. Terutama dalam hal penguasan bahasa asing oleh siswa-siswanya. “Ini semua bentuk kesungguhan kita dalam membina anak bangsa. Dan, penguasaan bahasa asing penting guna mempersiapkan para generasi muda menghadapi era globalisasi,” tegas mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng ini. (kir)



