spot_img
Rabu, Januari 28, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATBupati Lobar Diharapkan Membangun Infrastruktur dan Suprastruktur Ramah Disabilitas

Bupati Lobar Diharapkan Membangun Infrastruktur dan Suprastruktur Ramah Disabilitas

Giri Menang (suarantb.com) – Forum Disabilitas Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung, Lombok Barat (Lobar) merekomendasikan kepada Pemkab dalam hal ini Bupati Lobar, H. Lalu Ahmad Zaini agar dalam pembangunan infrastruktur maupun suprastruktur memperhatikan unsur ramah bagi disabilitas. Terlebih untuk bangunan proyek yang masif saat ini seperti Alun-alun, Food Court, gedung komisi, GMS, dan proyek lainnya.

Pasalnya, bangunan yang ada sejauh ini belum semua menyediakan akses disabilitas. Harapan itu disampaikan Kepala Desa Taman Ayu M. Tajudin yang mengembangkan desa inklusi di Lobar. “Mumpung banyak pembangunan, kalau bisa basisnya itu inklusi, jadi ramah terhadap disabilitas,” harap dia, Rabu (3/12/2025).

Pasalnya, dari hasil asesmennya, beberapa fasilitas kantor publik di kantor Bupati Lobar belum ramah disabilitas, seperti Bencingah, beberapa kantor Wabup, BKD, BKD, dan lainnya.

Pada hari Disabilitas Internasional ini, para disabilitas merekomendasikan agar Fasilitas kantor Pemkab ramah disabilitas sehingga merasa kantor ini menjadi bagian kantor mereka. Sehingga orientasi pembangunannya pun harus inklusif, ada akses bagi penyandang disabilitas. Tidak saja infrastruktur, tetapi perlu juga suprastruktur yang ramah disabilitas. Seperti dalam hal pelayanan di Kemenag harus ada pembimbing haji yang bisa menggunakan bahasa isyarat.

“Karena pengalaman kemarin ketika disabilitas kita yang tunawicara umrah, mereka ke Makkah itu kurang maksimal ikuti ibadah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Lobar, H Syukur SH.. Ia juga mendorong Pemkab lebih serius mengintervensi Penyandang Disabilitas. “Jangan pandang sebelah mata,” kata dia. Pada kegiatan hari disabilitas ini pihaknya berupaya membantu. Politisi Nasdem itu membeli produk kerajinan dari penyandang disabilitas.

Lebih lanjut dikatakan, penyandang disabilitas tidak butuh sumbangan, tetapi cukup perhatian dari pemerintah. Sebab disabilitas sendiri ingin berusaha mandiri melalui kegiatan usaha yang telah direncanakan. “Harus diberikan ruang, fasilitasi apa yang mereka butuhkan untuk berusaha,” katanya.

Sebab ia sendiri merasakan bagiamana mengalami penyandang disabilitas sehingga ia bangga jika mereka ingin membuka usaha untuk kemandirian.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial H. Lalu Winengan mengatakan, Pemkab memberikan perhatian yang sama kepada penyandang disabilitas dengan yang lainnya. Baik dalam hal program bantuan, hingga fasilitas ramah disabilitas. Pihaknya telah menyalurkan berbagai program bantuan berupa kursi roda kepada penyandang disabilitas, jompo yang tersebar hampir di seluruh wilayah Lobar.

“Kita perhatian yang sama dengan yang lain, tidak ada perbedaan,” tegas Winengan sekaligus menyampaikan komitmen Bupati LAZ dan Wabup UNA dalam hal perhatian pada masyarakat. Termasuk perhatian Pemkab dalam hal memberikan lapangan kerja dan peluang usaha. Pihaknya berupaya memfasilitasi disabilitas yang mau membuka usaha. (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO