spot_img
Rabu, Januari 28, 2026
spot_img
BerandaBIMALagi-Lagi Akibat Korsleting Listrik, Satu Rumah di Desa Diha Hangus Dilalap Jago...

Lagi-Lagi Akibat Korsleting Listrik, Satu Rumah di Desa Diha Hangus Dilalap Jago Merah

Bima (Suara NTB) – Sebuah rumah panggung 12 tiang milik seorang ibu muda di Desa Diha, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, hangus dilalap si jago merah pada Minggu, 7 Desember 2025. Kebakaran yang terjadi pada pukul 21.10 Wita ini kembali menambah daftar panjang musibah yang dipicu korsleting arus listrik di wilayah Bima.

Rumah tersebut diketahui milik Juliyati (19), warga RT 05/RW 03 Dusun Nggaro Tire. Api pertama kali terlihat muncul dari bagian dalam rumah. Kobaran segera membesar dan menyambar dinding kayu, membuat warga berhamburan keluar rumah dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Sumber api diduga kuat berasal dari korsleting arus pendek listrik. Saat warga melihat api pertama muncul, api sudah cepat menjalar ke seluruh bagian rumah,” ungkap Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Bima, A. Rifai, Senin (8/12/2025).

Menurutnya, warga sekitar langsung berinisiatif melakukan pemadaman awal. Babinsa Koramil 1608-04/Woha tiba beberapa menit kemudian untuk membantu mengamankan situasi dan ikut memadamkan api. Namun kondisi rumah panggung yang terbuat dari material kayu membuat api sulit dikendalikan.

Sekitar pukul 21.30 Wita, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Belo tiba di lokasi. Disusul dua unit mobil Damkar Kabupaten Bima yang memperkuat upaya pemadaman. Petugas gabungan bersama warga terus melakukan penyiraman intensif hingga akhirnya api berhasil dipadamkan pada pukul 21.45 Wita.

“Kami langsung mengerahkan unit terdekat untuk memastikan api tidak merembet ke rumah lain. Proses pendinginan juga dilakukan agar tidak ada potensi munculnya api susulan,” tambah A. Rifai.

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, seluruh bangunan rumah panggung beserta isinya hangus terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp70 juta. Rifai juga menegaskan bahwa kejadian ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat terkait pentingnya memastikan instalasi listrik di rumah masing-masing aman dan layak.

“Warga harus mulai lebih peduli terhadap instalasi listrik. Jangan menunda perbaikan jika ada kabel yang aus, sambungan yang longgar, atau penggunaan stop kontak bertumpuk. Hal-hal kecil seperti ini bisa memicu kebakaran besar,” tegasnya. (hir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO