spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMPemkot Mataram akan Terima Bantuan Bus dari Kemenhub

Pemkot Mataram akan Terima Bantuan Bus dari Kemenhub

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia akan memberikan bantuan satu unit bus ke Pemerintah Kota Mataram. Bantuan ini diberikan untuk mendukung program angkutan publik di Ibukota Provinsi NTB tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram Zulkarwin menerangkan, pihaknya mendapatkan lampu hijau dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, memberikan bus kecil untuk mendukung operasional angkutan publik di Kota Mataram. Uji coba angkutan publik diharapkan mendapatkan respons dari masyarakat, sehingga program ini bisa berkelanjutan. “Alhamdulillah, kita dapat signal dari Kementerian Perhubungan mau diberikan satu unit bus lagi,” terang Zulkarwin.

Dua bus yang beroperasi saat ini kata Zul, melayani satu rute mulai dari depan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kantor Wali Kota Baru, Kodya Asri, Kampus Muhammadiyah, Perumahan Kekalik, Unram, STIA AMM, Islamic Center, Taman Udayana dan terakhir di eks Bandara Selaparang.

Rute balik mengarah ke SMPN 6 Mataram, Taman Sangkareang, Karang Bedil, Epicentrum, Pasar Pagesangan, UIN, dan balik ke Kantor Disdukcapil di Kelurahan Jempong Baru. ‘’Kita coba dulu satu jalur karena waktunya 30 menit sambil melihat jalur lainnya,’’ jelasnya.

Penambahan satu bus ini bukan berarti menambah rute layanan. Dishub akan memperkuat dan memperbanyak pelayanan di satu rute, agar mempermudah masyarakat mengakses transportasi publik. Mantan Camat Selaparang ini mengkhawatirkan pembukaan rute baru, justru menambah waktu tunggu pelanggan. “Walaupun sekarang masyarakat tidak perlu menunggu tinggal men-scan barcode, mereka sudah tahu di mana lokasi busnya,” jelasnya.

Zulkarwin menjelaskan, angkutan publik disiapkan supaya masyarakat memiliki alternatif angkutan sesuai tujuan. Kemanfaatannya diharapkan mengedukasi masyarakat agar mengakses angkutan publik. Selain itu, mengurangi penggunaan angkutan pribadi sehingga mengurangi potensi kemacetan.

Keberadaan angkutan publik diapresiasi oleh masyarakat walaupun hanya sekadar jalan-jalan melihat situasi kota, ke pasar, dan lain sebagainya. Moda transportasi diharapkan memberikan kebermanfaatan lebih serta mempermudah masyarakat untuk mendapatkan alternatif transportasi publik. (cem)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO