Sumbawa Besar (suarantb.com) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumbawa mencatat, sedikitnya ada sekitar 450 kepala keluarga (KK) di empat desa yang mendapatkan Program Desa Berdaya mulai dibina oleh pendamping.
“Di Sumbawa ada empat desa yang masuk dalam kloter pertama desa berdaya yakni Desa Lape, Labuhan Aji, Motong, dan Padasuka dan penerima program ini nantinya akan mendapatkan dana stimulus sebesar Rp7 juta,” kata Kepala Dinas PMD melalui Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Muhammad Jalaluddin, kepada Suara NTB, Senin (8/12).
Ia melanjutkan, pola pendampingan yang dilakukan oleh tim saat ini dengan cara melakukan pemetaan potensi KK yang dibina. Hal itu dilakukan, jangan sampai dana yang sifatnya stimulan tersebut habis begitu saja dan tidak memberikan manfaat apapun.
“Jadi, KK ini akan didampingi selama dua bulan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Kami juga akan tetap melakukan pembinaan lebih lanjut,” ucapnya.
Ia pun meyakinkan, penyaluran bantuan tersebut nantinya akan langsung ditransfer melalui rekening masing-masing penerima untuk kegiatan produktif yang sudah dipetakan sebelumnya. Misalnya di bidang peternakan ayam, kambing, atau usaha tani sesuai potensi masing-masing desa.
“Kami berharap program ini bisa berjalan maksimal dan pelaksanaannya tepat sasaran, supaya masyarakat di desa sasaran bisa keluar dari kategori kemiskinan ekstrem,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, pemerintah pun nantinya akan melaksanakan pengawasan secara khusus terhadap penggunaan dana stimulus tersebut. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan termasuk penggunaan dana yang tidak sesuai dengan peruntukan.
“Kami tetap melakukan pendampingan terhadap penggunaan anggaran tersebut supaya tepat sasaran. Sehingga hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir,” tukasnya. (ils)


