Mataram (Suara NTB) – Pembangunan kantor wali kota di Jalan Gajahmada, Kelurahan Jempong Baru, hampir rampung 100 persen. Rekanan tinggal menuntaskan pemasangan elevator. Pemanfaatan kantor baru direncanakan di tahun 2027.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram Lale Widiahning, S.T., menerangkan, progres pembangunan fisik kantor wali kota telah mencapai 87 persen. Progres akan mengalami peningkatan setelah rampung pemasangan elevator dan jalan. “Liftnya sedang dilakukan penyetelan. Kalau sudah rampung progresnya bisa mencapai 95 persen,” terang Lale, Selasa, 9 Desember 2025.
Menurut Lale, pekerjaan kantor wali kota sudah tidak ada yang rumit. Rekanan tinggal menyelesaikan ornamen kecil sebagai aksesoris bangunan. Untuk pemanfaatan kantor wali kota direncanakan tahun 2027.
Progres pembangunan kantor wali kota diakui, dipengaruhi dari pemasangan elevator karena nilainnya cukup besar. Oleh karena itu, ia menargetkan pemasangan elevator tuntas pekan ini. “Kita tidak bisa masukan karena progresnya cukup besar,” ujarnya.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Mataram Lalu Muhammad Iqbal menambahkan, progres pembangunan kantor wali kota sangat bagus. Deviasinya selalu plus, sehingga tidak terlalu dikhawatirkan. “Kalau kantor wali kota selalu deviasi plus,” tambah Iqbal.
Proyek senilai Rp58 miliar tersebut, dipastikan akan tuntas tepat waktu pada 31 Desember 2025. Pihaknya akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh pekerjaan fisik pada 25 Desember, sehingga diharapkan tidak ada pekerjaan fisik yang terhambat alias molor. “Insya Allah, monitoring terakhir sebelum 25 Desember,” demikian tambahnya. (cem)


