spot_img
Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEPusat Anggarkan Rp22 Miliar, Bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Bungin

Pusat Anggarkan Rp22 Miliar, Bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Bungin

Mataram (suarantb.com) – Pemerintah Pusat menganggarkan Rp22 miliar untuk membangun Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Desa ini menjadi salah satu dari tiga Kampung Nelayan Merah Putih di NTB yang termasuk dalam tahap pertama program pemerintah pusat tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB, Muslim mengatakan, saat ini kampung nelayan di Pulau Bungin sudah rampung proyek fisiknya. Kampung nelayan ini sudah mulai berjalan, bersamaan dengan Kampung Nelayan Merah Putih Ekas Buana di Lombok Timur.

“Itu anggarannya sekitar Rp20-22 miliar untuk satu kampung nelayan merah putih,” ujarnya, Selasa, 9 Desember 2025.

Selain di Pulau Bungin, Sumbawa juga mengusulkan beberapa desa yang akan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih, seperti Labuhan Sangoro, Teluk Santong, dan Labuhan Kuris. Dalam prosesnya, baru Pulau Bungin yang disetujui karena memenuhi persyaratan seperti lahan harus minimal 1 hektare.

Selain itu, harus ada aktivitas ekonomi kelautan dan perikanan, dan harus ada koperasi nelayan di desa tersebut.

“Di tahap kedua ini boleh setengah hektare, kan kemarin 1 hektare minimal,” lanjutnya.
Dalam bangunan fisik kampung nelayan merah putih harus terdapat Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN), yaitu tempat penjualan bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi. Wajib ada kastorit atau ruang pendingin, pabrik es, wisata kuliner, dan sebagainya.

Plt Kepala Disnakertrans NTB itu menjelaskan, alasan Pemprov NTB mengusulkan Pulau Bungin menjadi salah satu kampung nelayan merah putih untuk memastikan akses pelayanan di kawasan pesisir dapat cepat tersampaikan.

Kampung Nelayan Bisa Menjadi Pemasok Perikanan untuk MBG

Muslim mengatakan, kampung nelayan merah putih bisa menjadi pemasok utama sumber kelautan dan perikanan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Kalau mereka siap secara stoknya dan nyambung secara harganya kan bisa saja,” ucapnya.

NTB, sambungnya masih memiliki ruang untuk memperkuat berbagai usulan program strategis kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, terutama terkait pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih hingga tahun 2026.

Pemerintah pusat, ungkapnya menargetkan terbentuknya 1.000 sampai 2.000 kampung hingga tahun 2026, dan NTB diharapkan dapat memperoleh sedikitnya 40 lokasi pada tahun depan. (era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO