spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURBupati Dorong Seluruh Kepala Desa Daftarkan Warga Jadi Peserta BPJamsostek

Bupati Dorong Seluruh Kepala Desa Daftarkan Warga Jadi Peserta BPJamsostek

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin mendorong seluruh kepala desa mengalokasikan anggaran perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi warganya melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek). Seluruh warga rentan diminta dapat segera didaftarkan sebagai peserta, dengan memanfaatkan Dana Desa (DD) untuk menanggung iuran bulanan.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati dalam kegiatan bertema “Strategi Akselerasi dan Sinergi Gerakan Pemerintah Daerah dalam Pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ): Melindungi yang Rentan, Membangun yang Maju – Ikhtiar Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Menuju Lotim SMART” yang digelar di Ballroom Kantor Bupati Lotim, Selasa, 9 Desember 2025.

“Kita lihat dulu respons kepala desa. Desa bisa menggunakan Dana Desa untuk menanggung masyarakatnya,” pinta Bupati.

Menurutnya, hal ini tidak pernah disuarakan, padahal manfaatnya sangat besar bagi keluarga penerima. Santunan bisa menjadi modal usaha dan menghidupkan keluarga. Bupati juga berharap semua elemen, pemerintah desa, DPRD dan pemerintah kabupaten mau menanggung masyarakat sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.

Ia mencontohkan, jika satu desa mendaftarkan 100 orang dengan iuran sekitar Rp 16.800 per orang, maka total pembiayaan memang cukup besar, namun manfaat yang dihasilkan jauh lebih besar bagi perlindungan sosial masyarakat.

Bupati juga menjanjikan akan memberikan penghargaan kepada desa yang paling tinggi tingkat kepesertaan jaminan sosial warganya. Ia menyebut sejumlah kelompok berisiko seperti marbot masjid, buruh tani, hingga pekerja informal lainnya harus mendapat perlindungan. Bagi desa yang sudah lebih dulu mendaftarkan warganya, iuran tetap akan dibayarkan dan ke depan kepesertaan akan terus ditambah.

Kepala BPJamsostek Lotim M. Yohan Firmansyah menyampaikan sangat mengapresiasi langkah Bupati Lotim dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada warga.

Masyarakat petani dan nelayan akan diberikan perlindungan tambahan. Data sudah dikumpulkan. Nelayan merupakan masyarakat rentan yang masuk kategori miskin ekstrem. Jumlahnya terdata lebih dari 30 ribu.

Penambahan ini jelas akan menambah dan mendekatkan capatan target UCJ. Upaya edukasi yang dilakukan masyarakat diharpakan terus dilakukan. Pencapaian 154 ribu, naik 30 ribu setelah tahun 2024 dihilangkan badan ad hock 18 ribu. Karena pencapaian signifikan inilah pemkab Lotim mendapatkan Patriana Award. “Yang kontemporer ini karena Pilkada,” ucapnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lotim, H. Suroto menambahkan, hingga saat ini capaian UCJ di Lotim baru mencapai sekitar 60 persen. Ia menegaskan bahwa diperlukan kerja bersama seluruh pihak untuk mengejar target UCJ secara menyeluruh. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO