spot_img
Selasa, Februari 24, 2026
spot_img
BerandaNTBPolisi Buru Residivis Terduga Pencurian di Toko Dapur Kita

Polisi Buru Residivis Terduga Pencurian di Toko Dapur Kita

Mataram (Suara NTB) – Kepolisian Sektor (Polsek) Sandubaya tengah memburu terduga pelaku pencurian di Toko Dapur Kita di Jalan Bung Karno, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram pada Senin (8/12/2025).

Kapolsek Sandubaya, AKP Niko Herdianto menyebutkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan pada perkara dugaan pencurian di toko yang menjual perlengkapan rumah tangga itu.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, pelapor dalam perkara ini telah kami periksa,” kata Niko, Rabu (10/12/2025).

Selain memeriksa terlapor, saat ini pihaknya juga telah mengantongi rekaman CCTV yang merekam aksi terduga pelaku pada kejadian 8 Desember 2025 itu.

“Dan kami saat ini telah berhasil mengidentifikasi terduga pelaku,” tambahnya.

Terduga pelaku, kata dia, merupakan seorang residivis pada kasus pencurian. “Dia pernah dihukum dalam kasus serupa,” ucapnya.

Dari aksi dugaan pencurian itu, lanjut Niko, korban mengalami kerugian sebesar Rp332.040.000. Kerugian itu didapatkan dari perhitungan sejumlah uang yang telah diambil terduga pelaku.

Terpisah, Christin Alverina selaku korban dalam perkara ini menjelaskan bahwa aksi dugaan pencurian dilancarkan terduga pelaku pada pukul 03.00 Wita dini hari.

“Saat itu toko telah tutup dan pelaku masuk ke dalam melalui gudang toko dengan cara merusak pintu gudang,” tuturnya.

Setelah masuk ke gudang, terduga pelaku kemudian masuk ke lantai tiga menggunakan lift barang toko tersebut.

“Setelah itu pelaku masuk ke dalam kantor dan langsung mencari uang tunai. Kebetulan pelaku di CCTV tertangkap melihat sajam berupa linggis,” bebernya.

Selain menggasak uang pemilik toko, terduga pelaku pencurian itu juga merusak laci milik karyawan korban dan ikut mengambil uang di sana.

Christin menggambarkan terduga pelaku sebagai seseorang yang telah berpengalaman melakukan pencurian. Hal itu terbukti dari terduga pelaku yang ikut mengambil decoder CCTV agar aksinya tak terekam, sebutnya.

Dia juga ikut mengomentari terduga pelaku yang merupakan residivis. Christin menyebutkan, seorang temannya yang juga memiliki toko mengaku sempat kecolongan dengan terduga pelaku yang sama.

“Dan dari CCTV yang terekam di toko milik teman saya, memang rupa terduga pelaku sangat mirip, alat yang digunakan juga sama,” terangnya.

Korban berharap polisi segera menangkap terduga pelaku. “Saya berharap polisi bisa menangkap pelaku segera. Agar ada rasa aman,” tandasnya. (mit)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO