Mataram (suarantb.com) – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB menggelar Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah di Auditorium H. Anwar Ikraman, Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Rabu (10/12/2025).
Dengan mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Muhammadiyah bertekad mewujudkan gerakan dakwah dan pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di usia yang mencapai satu abad lebih, Muhammadiyah terus membuktikan diri sebagai gerakan Islam yang berdakwah tidak hanya melalui lisan, tapi juga melalui tindakan.
Turut hadir pada acara resepsi Milad ini, Gubernur NTB yang diwakili Kepala Bakesbangpoldagri NTB, sesepuh Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Rektor UNU NTB, Unram, dan seluruh amal usaha Muhammadiyah.
Melalui sambutannya, Ketua PWM NTB, Dr. H. Falahuddin, M.Ag., menjelaskan maksud tema milad Muhammadiyah kali ini. Sejahtera menurutnya, harus berimbang antara urusan jasmani dan rohani maupun dimensi material dan spiritual.
“Sejahtera lahir batin, jasmani-rohani. Tidak boleh jasmaninya saja. Tidak boleh kaya saja. Tetapi kaya juga terhadap aspek-aspek spritual kita. Maka tugas kita adalah mensejahterakan bangsa,” jelasnya.
Selain itu, melalui tema ini pula, ia mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk sama-sama mensejahterakan bangsa dengan membantu saudara-saudari yang sedang terkena musibah bencana di Sumatra dan Aceh.
“Kita sebagai warga Muhammadiyah dengan tema ini saya mengajak kita untuk berpartisipasi memberikan kontribusi bagi mereka semuanya,” ajaknya.
Dalam kesempatan yang sama, PWM NTB juga meluncurkan Buku Sejarah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah NTB.
Falahuddin menyampaikan, secara historis, keberadaan Muhammadiyah di NTB diperkirakan sejak 90 tahun lalu. Namun, rekam jejak belum tertulis.
Dengan demikian, peluncuran buku sejarah ini diharapkan dapat menjadi bukti tertulis terkait sejarah keberadaan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di NTB.
“Maka insyaallah tahun ini, tinggal 21 hari lagi ini kita akan memiliki sejarah Muhammadiyah yang merekam jejak-jejak perserikatan kita di Muhammadiyah ini,” tuturnya.
Selain buku sejarah, PWM juga meluncurkan e-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah). Peluncuran e-KTAM ini dimaksudkan untuk menjadikan keanggotaan kader lebih tersistematis, modern, dan transparan.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Ummat, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan, Ummat berkomitmen untuk terus mendukung segala usaha baik perserikatan.
“Mudah-mudahan dengan Milad ke-113 Muhammadiyah ini, mudah-mudahan dengan itu kami tetap mendukung men-support kegiatan perserikatan Muhammadiyah yang ada di NTB,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Milad Muhammadiyah, Dr. Mukhlishin, M.Si., menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan resepsi Milad ini, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan di antaranya, seminar, lomba pidato, kunjungan tokoh Muhammadiyah, jalan sehat yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan doorprize.
“Termasuk yang cukup beda untuk tahun ini yaitu pemberian umrah gratis dari PT. Nabila Cahaya Ilahi,” tuturnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, PWM NTB akan mengadakan kemah kader.
Mukhlishin menuturkan, seluruh kegiatan ini dimaksudkan sebagai pengingat bahwa Muhammadiyah selalu hadir, bergerak, dan memberi manfaat untuk ummat.
Terakhir, Gubernur NTB melalui Kepala Bakesbangpoldagri NTB, Ruslan Abdul Gani menyampaikan ucapan selamat Milad ke-113 Muhammadiyah.
“Hari ini tentunya menjadi hari yang sangat berbahagia, bagi segenap keluarga besar Muhammadiyah yang telah berkontribusi besar dalam membangun masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujar Abdul Gani yang membacakan sambutan Gubernur NTB.
Keberadaan Muhammadiyah telah memberikan sumbangan nyata bagi kemajuan masyarakat, khususnya di NTB. “Untuk itu, saya pribadi dan atas nama pemerintah Provinsi NTB mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program-program yang diusung oleh Muhammadiyah,” tandasnya. (sib)


