spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBFestival Budaya Lombok Mirah Sasak Adi, Upaya Memperkuat Konsolidasi dan Soliditas Kesasakan

Festival Budaya Lombok Mirah Sasak Adi, Upaya Memperkuat Konsolidasi dan Soliditas Kesasakan

Mataram (Suara NTB) – Festival Budaya Lombok Mirah Sasak Adi telah selesai digelar di Desa Golong, Kecamatan Narmada, Lombok Barat (Lobar), Rabu (10/12/2025) lalu. Festival ini merupakan kegiatan seni dan budaya Sasak dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-30 Majelis Adat Sasak (MAS).

Ketua Panitia Pelaksana Festival Budaya Lombok Mirah Sasak Adi, Dr. H. Ashari, S.H., M.H., menjelaskan, Lombok Mirah Sasak Adi” secara defnisi berarti “Kejujuran menjadi permata kenyataan yang baik dan utama” .

‘’Bahwa kejujuran dipandang sebagai kualitas jiwa yang luhur dan bernilai tinggi. Paling berharga serta mendasar dalam kehidupan di Suku Bangsa Sasak. Dan Kejujuran dianggap sebagai fondasi (utama) bagi semua kebajikan lainnya,’’ terang Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB ini menyampaikan laporan pada kegiatan yang dihadiri Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal dan tokoh adat Sasak lainnya..

Ashari menjelaskan, tema kegiatan tersebut adalah Memperkuat Konsolidasi dan Soliditas Kesasakan dalam semangat Sebumbung, Sewirang, dan Sejukung. Dijelaskannya, Sebumbung menggambarkan keharmonisan dan gotong royong dalam keluarga dan komunitas sasak. Sementara Sewirang yang menekankan pentngnya persatuan, kerja sama, dan saling mendukung antara anggota masyarakat.

‘’Sedangkan Sejukung mempunyai makna bekerja sama untuk mencapai satu tujuan dengan selamat. Ungkapan ini sering digunakan dalam konteks gotong royong, solidaritas dan persatuan dalam menghadapi tantangan,’’ terangnya.

Selain itu, kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan dalam Festival Budaya Lombok Mirah Sasak Adi dalam Peringatan HUT Majelis Adat Sasak ke 30 adalah : Seminar dan Lokakarya – Maliq Lenget Rinjani yang telah dilaksanakan pada Jumat, 26 November 2025 di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, melalui Focus Group Discussion (FGD) dan telah menghasilkan Piagam Gunung Rinjani

“Piagam Gunung Rinjani” merupakan perjanjian dan kesepakatan bersama sebagai dokumen fundamental yang mengikat sebagai panduan untuk ditaati bersama,’’ tambahnya.

Kegiatan lainnya, pembuatan keris pusaka Sasak dikemas dalam bentuk ritual dan Gundem. Selain itu, telah dilaksanakan Kemah Bhakti Pelajar Sasak pada tanggal 27-29 Oktober 2025 di Taman Narmada.

Ziarah Makam Pahlawan Nasional, Makam Selaparang, dan Makam Ketaq Datoq Lopan pada tanggal 10 November 2025. Lomba Tembang dan Puisi Bahasa Sasak. Puncak kegiatan pada tanggal 10 Desember 2025 Penganugerahan Gelar Kehormatan Adat Sasak “Manggala Bumi Nusa Tenggara Barat ” kepada Gubernur NTB (Dr. Lalu Muhamad Iqbal).

‘’Masyarakat Sasak, siap mengawal Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran dan Sapta Cita Gubernur dan Wakil Gubernur, Lalu Muhamad Iqbal dan Ummi Dinda untuk ” NTB Makmur Mendunia,’’ ujanya. (ham)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO