spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBMeneropong Gebrakan Gubernur Iqbal Mendorong Transformasi Layanan Kesehatan di NTB

Meneropong Gebrakan Gubernur Iqbal Mendorong Transformasi Layanan Kesehatan di NTB

Mataram (suarantb.com) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menunjukkan komitmen yang kuat dalam program pemerataan kesehatan di wilayah Provinsi NTB, khususnya di Pulau Sumbawa. Ia mendorong sejumlah terobosan transformatif di awal kepemimpinannya. Salah satunya, proyek peningkatan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Manambai Abdulkadir di Sumbawa Besar menjadi Rumah Sakit Tipe B akan rampung sesuai target waktu.

Penegasan ini disampaikan Gubernur usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan fasilitas dan penambahan ruang di RSUD Manambai Abdulkadir pada Selasa, 29 Oktober 2025.

Gubernur Iqbal menargetkan seluruh pembangunan fisik harus tuntas di akhir tahun 2025. Hal ini krusial agar RSUD Manambai Abdulkadir dapat segera beroperasi secara resmi sebagai rumah sakit Tipe B di awal tahun 2026.

“Kunjungan ini untuk memastikan pembangunan tambahan ruangan dan fasilitas peningkatan status ke tipe B berjalan sesuai target. Kita harapkan akhir tahun ini seluruhnya tuntas, sehingga awal tahun depan RS ini sudah resmi beroperasi sebagai rumah sakit tipe B dan siap melayani masyarakat,” ujar Gubernur Iqbal.

Dalam kunjungannya, mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki itu menemukan beberapa pekerjaan konstruksi yang memerlukan percepatan. Tanpa ragu, ia langsung menginstruksikan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dan Direktur RS untuk segera mengambil langkah taktis.

“Tadi saya bawa Kepala Biro PBJ dan Pak Direktur Rumah Sakit ke lokasi. Saya minta, kalau memang perlu tambahan tenaga kerja, segera lakukan. Yang penting, akhir tahun ini semuanya harus selesai,” tegasnya.

Bawa Dampak Signifikan
Peningkatan status RSUD Manambai dari Tipe C menjadi Tipe B akan membawa perubahan signifikan pada kualitas dan jenis layanan yang tersedia bagi masyarakat Pulau Sumbawa. RS Tipe B dituntut memiliki setidaknya empat layanan spesialis dasar dan empat layanan spesialis penunjang medis.

“Layanan spesialis seperti jantung, termasuk pemasangan ring dan perawatan ginjal seperti cuci darah nantinya bisa dilakukan langsung di sini. Jadi warga Sumbawa dan Bima tidak perlu lagi jauh-jauh ke Mataram untuk berobat,” jelas Gubernur.

Langkah ini merupakan bagian dari Strategi Pemerataan Layanan Kesehatan Pemprov NTB untuk memastikan seluruh masyarakat, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa, memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa dibebani biaya dan waktu perjalanan yang tinggi.

Meskipun pembangunan fisik mendekati target, Gubernur mengakui bahwa tantangan terberat dalam operasional RS Tipe B terletak pada pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama dokter spesialis dan subspesialis yang sesuai dengan standar Tipe B.
“Menambah dokter spesialis bukan hal mudah, prosesnya panjang,” ungkap Gubernur.

Di bawah kepemimpinan Iqbal, Pemprov NTB secara intensif bersama pihak RS dan pemerintah kabupaten/kota terus mendorong percepatan penyiapan tenaga spesialis baru.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov berkomitmen mempermudah rekomendasi bagi tenaga kesehatan yang ingin melanjutkan pendidikan spesialisasi.

Selain itu, Pemprov NTB juga tengah menyusun dan menyiapkan program beasiswa kedokteran dan spesialisasi sebagai solusi jangka panjang untuk menjamin ketersediaan tenaga medis berkualitas di seluruh wilayah NTB. (r)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO