spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBRute Malang-Lombok dan Lombok-Banyuwangi akan Terbang Empat Kali Seminggu

Rute Malang-Lombok dan Lombok-Banyuwangi akan Terbang Empat Kali Seminggu

Mataram (Suara NTB) – Dua rute penerbangan baru dari Lombok ke Malang, dan Lombok ke Banyuwangi akan segera beroperasi. Rute Lombok-Malang rencananya akan mulai beroperasi pada 15 Desember 2025, dan Lombok-Banyuwangi pada 22 Desember 2025. Dengan frekuensi penerbangan untuk rute Lombok-Malang dan Lombok-Banyuwangi pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Corporate Communications Strategy of Lion Air Grup, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pembukaan dua rute ke Provinsi Jawa Timur ini sebagai upaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui kunjungan wisatawan, di samping NTB memiliki visi untuk menjadi pintu atau hub untuk Indonesia timur.

“Dua rute ini diterbangi melalui pesawat ATR seri 72 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi,” ujarnya, Rabu, 10 Desember 2025.

Tidak hanya untuk sektor pariwisata, rute baru ini dinilai dapat memperlancar distribusi produk-produk UMKM dan logistik. Selama ini, perjalanan darat menuju Malang dan Banyuwangi membutuhkan waktu panjang, sementara penerbangan langsung hanya memakan waktu sekitar 1 jam untuk Malang, 1 jam 10 menit, dan 1 jam 20 menit menuju Banyuwangi. “Tentunya memberikan efisiensi dari sisi waktu,” sambungnya.

Ia menjelaskan, rute terbaru Wings Air tidak hanya berhenti pada terhubungnya Lombok–Malang atau Lombok–Banyuwangi saja, tetapi juga memperluas jaringan penerbangan ke lebih dari 10 kota lain. Melalui transit di Lombok, penumpang dari Kupang, Tambolaka, Bima, Sumbawa, Makassar, dan sejumlah daerah lainnya dapat melanjutkan perjalanan ke Malang maupun sebaliknya.

Ia melihat, dampak ekonomi dari terkoneksi nya tiga daerah ini juga akan signifikan. Penumpang yang transit di Lombok berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. Adapun harga tiket untuk rute baru ini mulai dari Rp900 ribu baik ke Malang maupun ke Banyuwangi. “Wisatawan butuh hotel, penjual oleh-oleh, restoran, semuanya akan terdampak positif,” katanya.

General Manager Angkasa Pura Indonesia (API) cabang Bandara Lombok, Aidil Philip Julian mengatakan, ekosistem penerbangan dan pariwisata di Lombok kini semakin menunjukkan kemajuan. Hal ini tidak terlepas dari adanya dukungan penuh Kementerian dan Pemprov NTB.

Menurutnya, pertemuan tiga gubernur di Mandalika pekan lalu, yang menurutnya menjadi momentum penting untuk membangun kembali perekonomian kawasan. “Ini merupakan langkah baik. Dan ini merupakan tugas kami, baik airport maupun airline, untuk mewujudkan ekosistem tersebut,” ujarnya.

Dari sisi performa, Bandara Lombok menunjukkan capaian memuaskan. Hingga November, pertumbuhan penumpang telah mencapai 91 persen dari terget tahun ini.
Adapun ia mengatakan, kapasitas bandara saat ini masih sangat longgar dan siap menampung peningkatan trafik yang lebih besar. Karena itu, ia berharap maskapai, khususnya Lion Group dapat menjadikan Lombok sebagai basis operasional pesawat berbadan kecil. (era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO