spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA BIMATerjaring Razia Hiburan Malam, 10 Orang Positif Ekstasi

Terjaring Razia Hiburan Malam, 10 Orang Positif Ekstasi

Kota Bima (Suara NTB) – Suasana gemerlap di kawasan hiburan malam Ule berubah tegang ketika tim Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota melakukan razia mendadak pada Jumat (12/12/2025) dini hari. Operasi rutin yang digeber menjelang akhir pekan itu kembali membuka tabir penyalahgunaan narkoba di salah satu titik hiburan yang dianggap paling rawan.

Dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi, razia kali ini menggandeng sejumlah petugas BNNK Bima. Tim masuk ke salah satu kafe, sebuah tempat yang kerap disebut masyarakat sebagai lokasi yang rentan peredaran narkotika. Begitu memasuki area ruangan, petugas menyisir meja pengunjung, memeriksa identitas, dan melakukan tes urine terhadap orang-orang yang berada di dalam.

Hasil pemeriksaan membuat aparat tak bisa menutupi keprihatinan. Sebanyak 10 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis ekstasi, terdiri dari tujuh pemandu lagu dan tiga pengunjung.

“Hasil tes urine yang dilakukan BNNK Bima menemukan 10 orang positif narkoba. Mereka positif menggunakan ekstasi,” tegas AKP Malaungi, Jumat (12/12/2025).

Para pelanggar langsung didata di tempat dan digiring keluar ruangan untuk proses pemeriksaan lanjutan. Setelah pendataan, kesepuluh orang tersebut diserahkan ke BNNK Bima untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Kafe itu bukan pertama kali menjadi sorotan aparat. Lokasinya yang jauh dari permukiman dan jam operasional yang cenderung longgar membuat tempat ini sering disebut sebagai titik berkumpulnya aktivitas malam berisiko tinggi. Menurut AKP Malaungi, kegiatan penindakan seperti ini bukan sekadar operasi rutin, tetapi bagian dari upaya mempersempit ruang gerak jaringan narkoba yang memanfaatkan keramaian malam untuk beroperasi.

“Kami tidak akan berhenti. Tempat hiburan malam adalah lokasi rawan peredaran narkoba. Penindakan akan terus dilakukan demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Polres Bima Kota dan BNNK Bima menegaskan bahwa kolaborasi kedua instansi akan terus berjalan. Operasi serupa dijadwalkan berlangsung berkala, terutama di titik-titik yang selama ini dicurigai menjadi ruang peredaran narkoba. Aparat menilai bahwa langkah represif di lapangan menjadi bagian penting untuk memaksa pelaku menghentikan aktivitas ilegal mereka.

Razia dini hari itu memberi pesan keras bahwa kepolisian tidak akan memberi ruang aman bagi pelanggar. Penindakan akan terus dilakukan hingga penggunaan narkoba di tempat hiburan tak lagi menjadi tren yang meresahkan. (hir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO