spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSMendes PDT Dorong Kembangkan Desa Tematik

Mendes PDT Dorong Kembangkan Desa Tematik

MENTERI Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melakukan kunjungan kerja (Kunker) pertama di NTB pada Jumat (12/12/2025). Pada kunjungan perdananya ke Bumi Gora, Mendes Yandri memiliki berkunjung ke Lobar untuk memenuhi undangan langsung dari Bupati Lobar H Lalu Ahmad Zaini (LAZ).

Dalam kunkernya ke Lobar, Mendes melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri.

Mendes juga memberikan pengarahan kepada sejumlah unsur mulai dari Kepala Desa, Pokdarwis, SPPG, mitra MBG terkait dengan program strategis nasional. Mendes Yandri mengatakan hadirnya KDMP di desa-desa seluruh Indonesia, khususnya di Lobar dapat menjadi pusat ekonomi baru di tingkat desa dan bisa memakmurkan masyarakat desa di Indonesia. Yandri berharap dengan peletakan batu pertama ini, pembangunannya (Kopdes) akan sukses, lancar dan aman.

Pemerintah menargetkan minimal 20.000 dari 82.000 Kopdes/kelurahan sudah terbangun di seluruh Indonesia pada tahun 2025. Dengan hadirnya KDMP ini juga diharapkan bisa mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di desa. Setelah melakukan peletakan batu pertama pembangunan KDMP, Mendes Yandri beserta rombongan memberikan pengarahan kepada Kades se-Lobar terkait dengan program strategis nasional.

Hadir dalam agenda tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Muazzim Akbar, Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hadi, jajaran Forkopimda Kabupaten Lombok Barat.

Yandri mengatakan, dua program ini merupakan ide murni yang sangat brilian dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangka untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat desa. “Oleh karena itu, saya mohon betul kita sukseskan (Kopdes dan MBG). Ini dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat ya. Jadi tidak ada ruginya kita mendukung sepenuhnya program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Yandri.

Ia menjelaskan, program KDMP dan MBG serta Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) adalah satu kesatuan putaran ekosistem ekonomi di desa. Sehingga harus saling berkolaborasi dan tidak saling meniadakan.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar desa terlibat aktif dan tidak hanya jadi penonton, deda harus menjadi pelaku utama dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, partisipasi di tingkat desa akan menjadi ujung tombak keberhasilan program Kopdes dan MBG.

“Jika Kopdes dan MBG berhasil, maka perputaran ekonomi di tingkat desa otomatis akan menjadi baik. Hal tersebut karena, dua program utama Presiden Prabowo Subianto berbasis di desa. Maka mohon kita semua wajib menyukseskan, ini tidak boleh kita tidak sukseskan,” ajak Mendes Yandri.

Mendes PDT Dorong Desa di Lobar Jadi Pelaku Utama

Dengan program ini kata dia, desa-desa di Lobar tidak menjadi penonton, tapi menjadi pelaku utama. Menjadi aksi yang luar biasa untuk memastikan perputaran ekonomi itu ada manfaatnya buat warga desa di Lobar untuk menyukseskan program MBG dan Kopdes.

Mendes juga mendorong kepada Pemkab dalam hal ini Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini untuk mengembangkan desa tematik. Desa tematik ini untuk memaksimalkan peluang ekonomi bagi masyarakat dari program KDMP dan MBG ini sebagai contoh ke depannya.

‘’Karena pesan dalam dari Pak Presiden, kenapa MBG ini? untuk meningkatkan gizi anak Indonesia, dan di balik itu ada kegiatan ekonomi yang luar biasa,’’ imbuhnya. Kebutuhan MBG seperti telur, daging, sayur dan lainnya.

Semua kebutuhan ini bisa disiapkan di desa-desa. “Untuk itu saya minta pada Bupati untuk membuat desa tematik, seperti Desa Ayam Petelur, Desa Ikan Nila, Desa Lele dan lain. Dengan begitu desa di Lobar tidak menjadi penonton, tapi menjadi pelaku utama sehingga perputaran ekomoni dinikmati warga desa,’’ harapnya. (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO