Mataram (Suara NTB) – Revitalisasi SMPN 16 Mataram mencapai 93 persen dan dipastikan tuntas akhir Desember 2025. Proyek revitalisasi sekolah yang lokasinya di Jalan Trasnsmigrasi, Majeluk ini merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bagi sekolah terdampak banjir.
Progres cepat ini menjadi angin segar bagi upaya pemulihan fasilitas pendidikan yang sebelumnya rusak akibat banjir awal Juli lalu.
Kepala SMPN 16 Mataram Burhanuddin menjelaskan, pengerjaan revitalisasi SMPN 16 Mataram berjalan sesuai jadwal. Ia optimis sisa pekerjaan dapat dirampungkan dalam waktu dekat.
“Alhamdulillah, progres revitalisasi SMPN 16 Mataram sudah mencapai 93 persen. Sesuai target Kemendikdasmen, pengerjaan dipastikan rampung akhir Desember,” ujar Burhanuddin, kemarin.
Revitalisasi mencakup pembangunan kembali ruang belajar, perbaikan fasilitas utama, hingga penguatan struktur bangunan yang terdampak banjir.
Seluruh tahapan proyek revitalisasi SMPN 16 Mataram difokuskan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar (KBM).
Burhan berharap, fasilitas baru ini segera membantu meningkatkan kualitas pendidikan di semester mendatang. “Dengan selesainya revitalisasi di akhir Desember, sekolah bisa melakukan persiapan maksimal sebelum KBM berjalan penuh kembali,” pungkasnya. (sib)



