spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURLotim Antisipasi Lonjakan Harga Cabai dan Bawang di Tengah Cuaca Ekstrem

Lotim Antisipasi Lonjakan Harga Cabai dan Bawang di Tengah Cuaca Ekstrem

Selong (suarantb.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mencoba melakukan langkah stabilisasi harga sejumlah komoditi yang menjadi pemicu inflasi di tengah kondisi cuaca ekstrem beberapa bulan terakhir. Salah satunya adalah bawang merah dan cabai.

Kepala Dinas Perdagangan Lotim, Hadi Fathurrahman kepada Suara NTB di Pringgabaya, Rabu (17/12/2025) menegaskan bahwa fakta terkini Indeks Perkembangan Harga (IPH) di tingkat lapangan tidak menyebabkan kepanikan di pasar. Menurutnya, kondisi yang ada saat ini lebih tepat disebut sebagai bagian dari langkah mitigasi dan peningkatan kewaspadaan.

“Fakta riil di lapangan IPH tidak membuat panik pasar. Tapi hanya mitigasi atau kewaspadaan. Ketersediaan pangan secara keseluruhan cukup. Menuju akhir tahun dalam kondisi aman,” ujarnya, menekankan bahwa rantai pasok berjalan.

Ia mengakui adanya fluktuasi harga beberapa komoditas, yang disebutnya sebagai hal yang wajar dalam mekanisme pasar. “Fluktuasi itu wajar. Beras sudah terlewati. Sekarang perlu perhatian lebih pada bawang dan cabai,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya mengingatkan perlunya antisipasi terhadap potensi lonjakan harga akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Namun, ia menilai faktor cuaca saat ini belum memberikan pengaruh yang signifikan. “Nataru tidak begitu berpengaruh. Tapi ini perlu diantisipasi,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Dinas Perdagangan akan segera menggelar operasi pasar dan stabilisasi harga untuk komoditas cabai. “Kami akan gelar stabilisasi harga cabai. Target kami bisa mendekati harga sekitar Rp 60 ribu per kilogram,” paparnya.

Pihaknya juga meyakinkan bahwa dari sisi produksi, kondisi dalam keadaan aman, sehingga diharapkan dapat mendukung upaya stabilisasi harga dan menjaga daya beli masyarakat, terutama dalam menyambut periode akhir tahun. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO