spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAGunakan Kapal Tol Laut, Sumbawa Kirim 100 Ekor Bibit Sapi Tujuan Banjarmasin

Gunakan Kapal Tol Laut, Sumbawa Kirim 100 Ekor Bibit Sapi Tujuan Banjarmasin

Sumbawa Besar (suarantb.com) – Pemkab Sumbawa mengirim sebanyak 100 ekor bibit sapi dengan tujuan Banjarmasin dalam upaya mendukung program ketahanan pangan khususnya swasembada daging nasional, Rabu (17/12/2025) sore.

“Secara keseluruhan jumlah ternak sapi yang kita kirim menggunakan kapal tol laut ada 545 ekor. Kabupaten Bima 317 ekor, Dompu, 128 ekor dan Sumbawa 100 ekor,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sumbawa, Saifuddin.

Ia melanjutkan, selain mendukung program swasembada daging nasional, pengiriman ternak sapi ini juga dilakukan untuk stabilisasi harga daging. Penggunaan kapal tol laut ini sebagai upaya pemerintah melakukan efisiensi biaya distribusi sehingga bisa mensejahterakan para peternak.

“Kita gunakan kapal tol laut untuk memastikan ternak sapi yang kita kirim tidak terkontaminasi penyakit sekaligus efesiensi biaya dibandingkan menggunakan akses darat,” ucapnya.

Saifuddin pun meyakinkan, meski dilakukan pengiriman ke luar daerah produksi daging dalam daerah tidak akan terganggu. Sebab saat ini populasi sapi di Sumbawa mencapai 307.552 ekor, kerbau 29.192 ekor dan kuda 11.841 ekor.

“Stok daging kita sangat aman sehingga kita melakukan mengirim ke luar daerah. Bahkan di kapal juga ada petugas kesehatan yang akan memantau kondisi sapi-sapi ini untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori menyambut baik adanya kapal ternak tol laut yang beroperasi di Labuhan Badas. Hal ini sebagai bentuk ikhtiar pemerintah dalam memangkas waktu perjalanan dan menekan banyaknya hewan ternak mati selama perjalanan.

“Tahun ini kita baru bisa kirim 100 ekor, mudah-mudahan tahun depan jumlahnya meningkat sehingga nanti betul-betul nilai jualnya bisa maksimal dan peternak bisa semakin sejahtera,” ujarnya.

Keberadaan kapal ternak tol laut ini menjadi harapan dari peternak karena harganya pasti tidak akan menyusut terlalu jauh dibandingkan menggunakan darat. Sehingga peternak lokal Sumbawa bisa mendapatkan keuntungan yang lebih dan harga yang lebih baik.

“Sumbawa salah satu potensinya adalah sektor peternakan, karena kalau hanya sebagai petani masih belum ada dampaknya. Karena ada lahan yang digunakan untuk bertani dan beternak dan pemerintah akan terus memfasilitasi,” ucapnya.

Penggunaan kapal ternak tol laut ini juga sebagai ikhtiar pemerintah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) termasuk pendapatan masyarakat. Apalagi rata-rata sektor peternakan ini berbasis di desa yang merupakan mata pencaharian utama masyarakat.

“Potensi ini (ternak sapi) ini juga bisa meningkatkan pendapatan bagi daerah. Karena dengan semakin ramai dan tumbuh sumbernya para peternak maka pendapatan daerah juga meningkat,” ujarnya.

Jika PAD meningkat maka pembangunan di daerah juga bisa terus dilakukan di tengah keterbatasan anggaran yang ada saat ini. Tentu pemerintah berharap jumlah sapi yang dikirim dari Sumbawa bisa lebih meningkat minimal 600 ekor setiap bulannya.

“Banyak yang kirim tentu akan berdampak baik terhadap sektor pendapatan daerah. Kami juga akan terus berikhitiar untuk terus meningkatkan populasi sapi demi kesejahteraan para peternak lokal,” tukasnya. (ils)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO