Taliwang (suarantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus menggenjot realisasi invetasinya. Memasuki triwulan ketiga (periode Juli-September) tercatat realisasi investasi yang masuk di KSB sudah mencapai angka Rp37,5 triliun, atau setara dengan 81,46 persen dari total target tahunan yang ditetapkan senilai Rp46 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) KSB, H. Kamaluddin mengatakan, capaian hingga triwulan ketiga itu sudah cukup baik. “Mudah-mudahan masuk laporan triwulan keempat kita bisa capai target bahkan bisa melampauinya lagi seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya, Rabu (17/12/2025).
Dari jenis usaha investasi yang tercatat tahun ini, sektor pertambangan masih mendominasi. Namun menurut Kamaluddin, usaha-usaha lain seperti sektor pariwisata, perikanan, pertanian dan perdagangan mulai bergeliat. “Tingkat investasi sektor non-tambang kami lihat tahun ini juga sudah bagus. Ada peningkatan,” klaminya.
Ia menjelaskan, tren bergerak positifnya investasi sektor non-tambang itu sangat menggembirakan. Hal itu menujukkan keberhasilan dari strategi promosi dan keterbukaan informasi yang gencar dilakukan Pemda KSB dalam beberapa tahun terakhir. Upaya mempromosikan potensi daerah, baik melalui media massa maupun kegiatan pariwisata, terbukti efektif menarik datangnya investor baru ke KSB.
“OPD teknis sudah bekerja dengan baik mempromosikan potensi-potensi kita di luar sektor tambang. Buktinya, terutama sektor pariwisata, nilai investasinya cukup tinggi kami lihat sekarang ini,” cetusnya.
Guna menjaga momentum positif ini, Pemerintah KSB melalui DPMPTSP berkomitmen untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif. Kamaluddin menyebut, berbagai inovasi dilakukan pihaknya seperti memberi kemudahan perizinan, pelayanan yang cepat dan transparan, serta jaminan kepastian hukum bagi setiap investor. “Apalagi sekarang sudah ada Perda kita yang memberi jaminan kemudahan bagi para investor. Jadi investor semakin aman dan nyaman di sini,” sebutnya.
Selanjutnya Kamaluddin menyinggung bagaimana kemudahan yang diberikan pemerintah kepada para investor selama ini. Salah satunya dari sisi pelaporan. Ia mengatakan, setiap investor yang melapor selalu mendapat pendampingan oleh DPMPTSP. “Setiap ada yang lapor langsung kami dampingi sehingga kalau ada kendala kita juga bantu penyelesaiannya sesuai dengan kewenangan pemerintah kabupaten tentunya,” pungkasnya. (bug)



