spot_img
Kamis, Maret 5, 2026
spot_img
BerandaHEADLINETarget Investasi Rp68 Triliun

Target Investasi Rp68 Triliun

PEMPROV NTB menargetkan investasi tahun 2026 mencapai Rp68 triliun di tahun 2026. Meningkat sekitar Rp6,1 triliun dari target tahun 2025 senilai Rp61,09 triliun yang diberikan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atau Kementerian Investasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Irnadi Kusuma, mengatakan target investasi Rp68 triliun sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB.

“Naik lagi targetnya di tahun 2026 jadi Rp68 triliun. Ya mudah-mudahan kita optimis di tahun 2026 ada investor secara real,” ujarnya, Kamis, 18 Desember 2025.

Saat ini, Irnadi mengaku Pemprov NTB akan menggenjot sektor-sektor strategis sesuai dengan triple agenda Gubernur, Lalu Muhamad Iqbal. Di antaranya yaitu sektor pariwisata, pertanian, dan energi terbarukan.

“Yang sekarang, yang menonjol masih investor asing. PMA masih mendominasi. Tapi angkanya tidak terlalu jauh,” lanjutnya.

Menyinggung soal realisasi investasi tahun 2025 masih dalam tahap input dan verifikasi melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Kendati begitu, Irnadi mengaku pihaknya akan memperoleh angka resmi akan pada awal Januari setelah proses verifikasi dari pusat rampung.

Ia menjelaskan, LKPM dikirim melalui sistem ke pemerintah pusat untuk diverifikasi. Setelah proses itu selesai, barulah angka resmi dikembalikan ke daerah dan dapat dipublikasikan.

“Karena LKPM itu harus kita kirim via sistem ke pusat untuk diverifikasi. Kemudian setelah itu baru kembali ke kita hasil verifikasi itu angka yang resmi. Yang berani kita publikasikan,” katanya. Meski belum menyebutkan angka pasti karena fluktuatif, tren realisasi investasi dinilai positif. Ia optimis target pusat Rp61,09 triliun dapat terealisasi.

“Tapi saya optimis di triwulan keempat bisa tercapai. Mudah-mudahan bisa melampaui karena kita nanti di 2026 itu akan naik lagi targetnya itu,” katanya.

Realisasi Investasi hingga Triwulan III Capai Rp48 Triliun

Berdasarkan data terakhir DPMPTSP NTB, nilai realisasi investasi NTB telah mencapai Rp48,98 triliun, atau sekitar 80,18 persen dari target nasional yang ditetapkan oleh BKPM RI sebesar Rp 61,09 triliun.

Menurutnya, sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai investasi mencapai Rp 16,29 triliun. Posisi kedua ditempati oleh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebesar Rp1,26 triliun, diikuti sektor perindustrian sebesar Rp 955 miliar.

Dari sisi lokasi, realisasi investasi tertinggi tercatat di Kabupaten Sumbawa Barat dengan total Rp15,65 triliun, disusul oleh Kabupaten Lombok Tengah sebesar Rp 2,36 triliun, dan Kabupaten Lombok Utara sebesar Rp 489 miliar. ‘’Capaian ini menunjukkan bahwa pemerataan investasi terus berkembang di berbagai wilayah NTB, baik di Pulau Lombok maupun Sumbawa,’’ terangnya.

Sementara itu, serapan tenaga kerja dari kegiatan investasi periode Juli hingga September 2025 mencapai 4.686 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tersebar di berbagai sektor dan kabupaten/kota di NTB. Selain itu, terdapat 230 tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di NTB, terutama pada sektor-sektor yang membutuhkan keahlian teknis dan profesional khusus, dengan tetap mengikuti regulasi ketenagakerjaan yang berlaku. (era)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO