spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEBukan di Rinjani, “Seaplane” Pertama NTB akan Mendarat di Batujai

Bukan di Rinjani, “Seaplane” Pertama NTB akan Mendarat di Batujai

Mataram (suarantb.com) – Pemprov NTB akan mengoperasikan seaplane pertama yang akan menghubungkan antar destinasi wisata Bali dan NTB pada April 2026 mendatang. Seaplane ini tidak akan mendarat di Rinjani seperti yang banyak diisukan, melainkan akan mendarat di Bendungan Batujai, Lombok Tengah (Loteng).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Irnadi Kusuma, mengatakan untuk pengadaan seaplane, Pemkab Loteng sudah bersiap untuk membangun tempat mendarat dengan mengusung konsep alam. Rencananya, akan dibangun ruang tunggu penumpang menggunakan bambu.

“Semua dari konsep alam, dari bambu, kayu, itu untuk fasilitas penumpang menunggu juga. Ada semacam lounge,” ujarnya, Jumat, 19 Desember 2025.

Rute seaplane ini akan menghubungkan antar destinasi wisata di Bali dan Lombok. Ke depannya, akan terhubung juga dengan destinasi yang ada di NTT, sesuai dengan kesepakatan pada Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.

“Iya tergantung nanti di mana destinasi yang disepakati. Makanya kita sedang mencoba menambah destinasinya,” lanjutnya.

Menurutnya, Gubernur NTB, Dr.H.Lalu Muhamad Iqbal, sangat menanti dan mendukung investasi seaplane ini. Menyinggung soal besaran nominal investasi, Irnadi mengaku belum mengetahui karena masih dalam tahap awal diskusi.

Gubernur Iqbal dalam pidatonya saat HUT ke-67 NTB menyatakan pengadaan seaplane di tahun 2026 nanti. Selain seaplane, Pemprov juga akan membuka jalur kapal cepat untuk menghubungkan dua pulau gugusan Sunda Kecil, yaitu Bali dari Sanur ke Mandalika dan Senggigi.

Investor Kanada Tertarik Menjadikan Bendungan Batujai sebagai Pusat Dermaga Seaplane

Investor Kanada dikatakan tertarik untuk menjadikan Bendungan Batujai di Lombok Tengah sebagai pusat dermaga seaplane di NTB. Untuk mewujudkan fasilitas tersebut, Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri berencana mengajak jajaran PT Aman Air, investor asal Kanada, berkeliling meninjau infrastruktur Bendungan Batujai.

Rencananya, pusat dermaga tersebut akan melayani rute penerbangan menuju sejumlah destinasi unggulan, mulai dari Batujai-Benoa Bali, Batujai-Gili Tramena, Batujai-Mandalika, Batujai-Senggigi, hingga Batujai-Teluk Saleh di Sumbawa.

Buka Sejumlah Rute Penerbangan

Pemprov NTB juga membuka sejumlah rute penerbangan baru. Pembukaan rute ini selain untuk menghubungkan NTB dengan daerah lain. Tetapi juga untuk menggaet kunjungan wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Penerbangan yang dibuka dari dan menuju NTB. Baru-baru ini, rute Lombok-Malang-Lombok yang diresmikan pada 15 Desember 2025 kemarin. Selanjutnya, NTB juga akan membuka rute Lombok-Banyuwangi-Lombok.

Bulan lalu, NTB membuka dua rute penerbangan ke NTT, menegaskan komitmen daerah menjadi Hub Indonesia Timur. Di antaranya yaitu Lombok-Tambolaka, dan Lombok-Waingapu.

Tahun depan, Iqbal mengatakan akan kembali membuka rute penerbangan domestik dan mancanegara. Seperti Lombok-Perth (Australia), Lombok-Darwin, dan Lombok-Bangkok. Pemprov juga berencana membuka rute baru ke Timur Tengah, Asia Tengah, hingga Eropa. (era)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO