Mataram (Suara NTB) –
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu, 31 Desember 2025, atau malam pergantian Tahun Baru 2026, didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah.
Berdasarkan rilis resmi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Selasa, (30/12/2025) cuaca di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa umumnya berawan sejak dini hari hingga malam hari. Beberapa wilayah diprakirakan berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hingga sore hari.
Prakirawan Cuaca BMKG ZAM Ari Wibianto, menyebut, di Pulau Lombok, Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, dan Lombok Timur diprakirakan berawan sepanjang hari dengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celcius. Kecepatan angin rata-rata mencapai 9 kilometer per jam.
Sementara itu di Pulau Sumbawa, wilayah Sumbawa Barat dan Dompu juga diprakirakan berawan sepanjang hari dengan kisaran suhu serupa, yakni 23 hingga 33 derajat Celcius. Untuk wilayah Sumbawa, BMKG memprakirakan potensi hujan ringan pada siang hari, sedangkan malam hari kembali berawan.
Adapun untuk wilayah Bima dan Kota Bima, kondisi cuaca diprakirakan berawan sejak dini hari hingga pagi, kemudian berpotensi hujan ringan pada siang hari, dan kembali berawan pada malam hari. Suhu udara di wilayah tersebut berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celcius dengan kecepatan angin sekitar 9 kilometer per jam.
BMKG juga merilis prakiraan cuaca khusus kawasan pariwisata di NTB. Untuk destinasi wisata Kuta Mandalika, Selong Belanak, Gili Trawangan, Sembalun, Benang Kelambu, dan Senggigi, cuaca umumnya diprakirakan berawan sepanjang hari.
Suhu udara di kawasan wisata berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celcius, dengan kelembaban udara cukup tinggi antara 60 hingga 97 persen. Kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 4 hingga 19 kilometer per jam, dengan arah angin bervariasi.
“Selalu perhatikan informasi cuaca terkini dan tetap waspada, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan wisata maupun perayaan malam Tahun Baru,” ujarnya mengingatkan. (bul)


