Mataram (Suara NTB) – Musyawarah Kerja Sama Antar Gereja (MKAG) Provinsi NTB menggelar Ibadah dan Perayaan Natal Bersama di Auditorium M. Yusuf Abu Bakar, Unram pada Senin, 29 Desember 2025 malam. Pelaksanaan Ibadah dan Perayaan Natal Bersama ini menjadi momen penting bagi seluruh Umat Kristiani di NTB.
Ketua MKAG NTB, Pendeta Kawi Ardhika, Senin 29 Desember 25 malam mengatakan, pada perayaan Natal Bersama kali ini, MKAG memilih tajuk “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.
Ia menjelaskan, tema ini hadir sebagai refleksi bersama atas kondisi krisis keluarga yang amat memprihatinkan akhir-akhir ini. Kasus kekerasan dalam keluarga hingga tingkat perceraian harus menjadi perhatian serius bagi seluruh Gereja di NTB.
“Gereja harus memperhatikan hal ini sebab keluarga sehatlah, gereja sehat, bangsa dan negara juga sehat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kemenag NTB, H. Zamroni Aziz, turut mengapresiasi atas terselenggaranya perayaan Natal Bersama seluruh Umat Kristiani NTB itu.
Menurutnya, tema yang dibawa merupakan pesan positif bagi seluruh umat beragama untuk bersama-sama menjaga keluarga.
“Selalu kami bilang bahwa kitab-kitab suci agama itu tidak ada yang mengajarkan umatnya untuk bertindak yang tidak baik, pasti yang baik untuk keselamatan umat, dirinya, dan keluarganya,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, juga menyampaikan apresiasi atas tema yang diusung pada Natal Bersama kali ini.
Ia menuturkan, jika anak-anak mendapatkan perhatian yang seharusnya oleh orangtuanya, harusnya tidak akan ada masalah timbul dalam keluarga.
“Karena itu, pemilihan tema ini adalah panggilan buat kita bersama untuk kembali ke nilai-nilai keluarga,” ujarnya.
Maka dari itu, Iqbal mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk saling merangkul, menghargai, dan menghormati satu sama lain.
“Malam ini kita semua mulai saling merangkul bahwa kita semua yang ada di tempat ini dan kita semua yang ada di NTB ini adalah sesungguhnya keluarga besar,” tandasnya. (sib)



