spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWASeluruh Wilayah di Sumbawa Kategori Rawan Bencana

Seluruh Wilayah di Sumbawa Kategori Rawan Bencana

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumbawa menyebutkan hampir seluruh wilayah Sumbawa, masuk kategori rentan bencana dengan potensi bencana utama banjir dan longsor.

“Yang menjadi perhatian utama kita saat ini berada di wilayah Selatan Sumbawa meliputi Lunyuk, Lantung, Ropang dan Moyo Hulu karena rata-rata hutannya sudah habis untuk ditanami jagung,” kata Kepala Pelaksana BPBD Muhammad Nur Hidayat, kepada Suara NTB, Selasa 30 Desember.

Ia melanjutkan, khusus di wilayah Lunyuk selain banjir dan longsor ada juga potensi tsunami lantaran berada di lempeng Asia dan Australia. Terlebih lagi di Lunyuk puluhan tahun lalu juga sudah memiliki riwayat bencana besar (Tsunami).

“Inilah yang perlu kita waspadai dan kami sudah melakukan pemetaan dan titik evekuasi ketika sewaktu-waktu terjadi bencana. Sehingga kerugian yang timbul bisa diminimalisir,” Ucapnya.

Selain di wilayah Lunyuk, di kecamatan Moyo Hulu juga menjadi atensi saat ini. Sebab hasil Seismograf ditemukan adanya aktivitas gempa secara intens meskipun dengan intensitas rendah dan tidak pernah dirasakan oleh masyarakat.

“Antara Mokong dan Marga Karya ada terdeteksi aktivitas gunung berapi meskipun saat ini belum terlihat sehingga perlu kita waspadai kemungkinan yang akan terjadi,” terangnya.

Wilayah Moyo Hulu juga rentan terjadi banjir dan akan berdampak ke kecamatan Sumbawa yang diakibatkan gempa. Hal ini bisa terjadi karena di wilayah tersebut ada dua bendungan raksasa yakni, Mamak dan Batubulan dengan debit air yang mencapai ribuan kubik.

“Jika terjadi gempa diatas 7 skala richter maka bendungan raksasa ini bisa jebol bisa menimbulkan banjir yang dahsyat bahkan Sumbawa juga akan terdampak nanti,” jelasnya.

Dayat menegaskan bahwa seluruh wilayah di Sumbawa tergolong rawan bencana dengan kategori yang berbeda-beda. Ketika cuaca ekstrem, ancaman bukan hanya banjir, tetapi juga angin puting beliung dan longsor sehingga edukasi dan peringatan dini kepada masyarakat terus dilakukan.

“Intinya, kami minta masyarakat tetap waspada. Perubahan cuaca sekarang cepat sekali dan yang terpenting, kita semua siap menghadapi kemungkinan apa pun,” tutupnya. (ils) 

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO