Selong (Suara NTB) – Dalam rangka mengakhiri Tahun Anggaran 2025, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Mataram melakukan kunjungan studi tiru ke DPK Kabupaten Lombok Timur, Selasa 30 Desember 2025. Kegiatan yang diikuti 45 orang pegawai, mulai dari pejabat struktural hingga staf ini, dipimpin langsung oleh Kepala DPK Kota Mataram, H. Carnoto, SKM, MM.
Rombongan tiba di gedung DPK Lombok Timur sekitar pukul 10.30 WITA dan disambut langsung oleh Kepala DPK Lotim, Dr. H. Mugni, M.Pd., beserta jajaran. Sebelum acara resmi, tamu diajak berkeliling melihat fasilitas layanan, termasuk layanan keanggotaan, ruang baca anak, dan ruang disabilitas.
Acara penerimaan di aula gedung layanan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Perpustakaan, dan Mars Kearsipan, dilanjutkan sambutan dari kedua kepala dinas serta doa.
Dr. H. Mugni menyampaikan apresiasi dan selamat datang, meski menyebut bahwa kedua instansi sebenarnya telah sama-sama meraih Akreditasi A untuk layanan perpustakaannya pada akhir 2025. “Kita sama-sama dapat A, hanya beda nilai dan waktu publikasi. Akreditasi ini bukti kualitas layanan tiga tahun terakhir,” ujarnya.
Dia memaparkan sejumlah inovasi yang mungkin dapat dipertimbangkan untuk diterapkan, seperti budaya Mapustaki (Masuk Perpustakaan Tanpa Alas Kaki), apel pagi dengan menyanyikan mars dinas, serta layanan 6 hari dalam seminggu dengan jam operasional panjang, mulai pukul 07.30 hingga 17.00 WITA. “Program ini untuk kenyamanan dan akses pemustaka yang lebih luas,” jelas Mugni.
Sementara itu, Kepala DPK Kota Mataram H. Carnoto menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat. Ia mengungkapkan, tujuan studi tiru ini adalah untuk berbagi pengalaman dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan, terutama setelah sama-sama meraih akreditasi tertinggi.
“Saya dan Pak Kadis Lotim sama-sama ‘pendatang baru’ di dunia perpustakaan pada 2025, namun membawa pengalaman akreditasi dari latar belakang kami sebelumnya, yaitu kesehatan dan pendidikan. Itu yang membantu,” tutur Carnoto.
Ia juga menyatakan ketertarikannya pada sejumlah program unggulan Lombok Timur, seperti Mapustaki dan layanan enam hari, untuk dipertimbangkan diterapkan di Mataram guna mendongkrak Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM). Di akhir sambutannya, Carnoto secara resmi mengundang jajaran DPK Lombok Timur untuk berkunjung balik ke Kota Mataram.
Acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara kedua jajaran. Seluruh rangkaian kunjungan berakhir sekitar pukul 13.00 WITA dan ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol persaudaraan dan komitmen untuk terus bersinergi memajukan literasi di Pulau Lombok. (rus)



