spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURBupati Lotim Luncurkan Proyek Jalan Tahun Jamak Rp 250 Miliar

Bupati Lotim Luncurkan Proyek Jalan Tahun Jamak Rp 250 Miliar

Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) secara resmi meluncurkan program percepatan pembangunan infrastruktur jalan dengan mekanisme tahun jamak dengan alokasi dana Rp 250 miliar. Peluncuran perdana dilakukan oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin bersama Wakil Bupati Lotim, H. Muh. Edwin Hadiwijaya, di Desa Santong, Kecamatan Terara, Rabu, 31 Desember 2025.

Bupati Haerul Warisin menegaskan komitmennya untuk menjadikan pembangunan jalan sebagai program nomor satu. “Akses jalan memicu percepatan pertumbuhan ekonomi. Tidak ada alasan untuk tidak membangun jalan,” tegasnya.

Pemilihan Terara sebagai lokasi pertama bukan tanpa alasan. Bupati menjelaskan bahwa Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lotim telah mendekati 100 persen, dengan Kecamatan Terara mencatatkan capaian PAD tertinggi. “Atas alasan itulah kami memilih Terara sebagai lokasi peluncuran,” ujarnya.

Ia juga memberikan jaminan bagi desa-desa yang belum tersentuh pembangunan. “Bagi desa yang belum tersentuh, meski belum lunas (PAD), tetap akan kami bangun jalan sampai tahun 2029,” janji Bupati. Prioritas jalan, menurutnya, adalah untuk peningkatan ekonomi dan kesehatan masyarakat.

Meski demikian, Bupati mengingatkan jajarannya untuk tidak cepat berpuas diri. “Kita belum bisa berbangga sekarang sebelum tuntas semua program nyata. Saya tidak mau terlena dengan sanjungan,” tegasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim, H. Ahmad Dewanto Hadi, memaparkan rincian teknis proyek. Pada tahap ini, terdapat dua item pekerjaan, yaitu peningkatan jalan dan pembangunan gedung serbaguna. Untuk sektor jalan, nilai kontrak yang telah disepakati dengan penyedia jasa mencapai Rp14 miliar untuk jalan Santong

“Dana tersebut akan menangani 80 persen dari total 59 ruas jalan yang diprioritaskan. Terdiri dari 48 ruas jalan kabupaten dan sisanya jalan poros desa,” jelas Dewanto.

Total panjang jalan yang akan ditingkatkan kualitasnya mencapai 165 kilometer. “Kalau ke Mataram, itu setara dengan lima kali bolak balik ke Loyum,” imbuhnya. Target waktu pelaksanaan jalan diperkirakan tujuh bulan, dengan harapan seluruh ruas prioritas tersebut sudah tertangani pada Agustus 2026.

Dewanto juga menyebutkan adanya sinergi dengan pemerintah pusat melalui skema pendanaan APBN. “Penanganan jalan kabupaten juga ditangani bersama oleh APBN. Ada dukungan dari Balai Jalan Nasional,” ucapnya.

Untuk tahun berikutnya, Pemerintah Lotim telah menyiapkan target penyelesaian ruas jalan lingkar utara pada 2027. “Kami sudah berkomunikasi dengan Balai Jalan. Dengan begitu, akses ke kawasan wisata dan sentra pertanian akan mendapat dukungan dari kualitas jalan yang baik,” pungkas Kadis PUPR.

Program percepatan ini telah melalui konsultasi dengan pimpinan DPRD Lotim, mengingat landasan hukumnya adalah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Jamak.

Camat Terara Lalu Haryadi, menyarakan masyakarat Terara, khususnya di Desa Nanting sangat bersyukur, dan berterima kasih kepada Bupat. Ia menuturkan, begitu jadi camat, tuntutan utama masyarakat adalah jalan. Pasalnya, kerusakan jalan cukup lama. “Paling parah Santong-Embung Raja. Jalan cepat sekali mengalami kerusakan karena kondisi air yang memicu cepatnya kerusakan jalan. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO