spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img

Rawat Bersama

 

RAMPUNGNYA pembangunan jembatan permanen di Karang Kemong, Pemerintah Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, akan berkoordinasi dengan Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, untuk membahas pemeliharaan dan pengamanan fasilitas tersebut. Langkah ini dilakukan mengingat jembatan tersebut merupakan akses penghubung utama antar dua kelurahan yang memiliki tingkat mobilitas warga cukup tinggi.

Lurah Cakranegara Barat, Angga Laksamana, mengatakan jembatan penghubung antarwilayah yang sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang pada Juli 2025 lalu kini telah kembali dapat diakses oleh masyarakat.

“Rencananya kami akan melakukan konsolidasi dengan Kelurahan Pejanggik terkait pemeliharaan, agar bersama-sama menjaga fasilitas ini. Karena jembatan ini dimanfaatkan oleh warga dari dua wilayah, maka tanggung jawabnya juga harus dilakukan secara bersama,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Menurut Angga, koordinasi lintas kelurahan tersebut menjadi penting karena di Lingkungan Karang Kemong saat ini terdapat dua jembatan, yakni jembatan permanen yang baru selesai dibangun dan jembatan sementara yang masih terpasang. Jembatan sementara digunakan sebagai akses kendaraan bermotor, sementara jembatan permanen difungsikan khusus bagi pejalan kaki.

“Pembagian fungsi ini kita lakukan agar jembatan permanen bisa lebih awet dan aman digunakan oleh pejalan kaki, sementara kendaraan tetap memiliki akses melintas melalui jembatan sementara,” jelasnya.

Dengan adanya pengaturan jalur serta perawatan fasilitas secara bersama, Angga berharap infrastruktur yang telah dibangun dengan anggaran besar tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Selain itu, pihak kelurahan juga merencanakan pemasangan portal pada jembatan yang dilintasi kendaraan sebagai upaya pengamanan dan pengendalian akses. “Nantinya bisa kita atur dan batasi penggunaannya pada jam-jam tertentu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

Selain fokus pada perawatan jembatan, Pemerintah Kelurahan Cakranegara Barat juga berencana menata fasilitas pendukung di sekitar lokasi, seperti jalan setapak di sempadan sungai. Fasilitas tersebut dinilai memiliki potensi untuk dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang aktivitas ekonomi, khususnya untuk berjualan.

Namun demikian, Angga menegaskan pihak kelurahan tidak akan mengizinkan pembangunan lapak permanen di area tersebut. Penataan dilakukan agar kawasan tetap tertib, rapi, dan tidak mengganggu fungsi utama fasilitas umum.

“Terkait tempat berjualan, masyarakat sebelumnya memang sudah berdagang di sana. Akan tetapi, kami hanya memperbolehkan lapak sementara dan tidak permanen, supaya kawasan ini tetap tertata dan tidak terlihat semrawut,” tegasnya. (pan)



IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO