Giri Menang (suarantb.com) – Water Screen air mancur menari di Bundaran Giri Menang Square (GMS) Gerung Lombok Barat akan dioperasikan setiap akhir pekan. Masyarakat bisa menyaksikan air menari dengan berbagai video tiga dimensi melalui Water Screen, pada malam Sabtu dan malam Minggu. GMS ini menjadi ikon baru di Lobar, hampir setiap sore hingga malam hari, kawasan bundaran ini ramai pengunjung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Lobar, H. L Ratnawi mengatakan water screen air mancur menari bundaran GMS dioperasikan tiap malam Sabtu dan Minggu. “Jadi untuk air mancur menari dan water screen dioperasikan tiap akhir pekan (malam Sabtu dan malam Minggu),” kata Ratnawi, Jum’at (2/1/2026).
Masyarakat bisa menikmati water screen air mancur menari pada hari-hari tersebut selama dua jam. Mulai pukul 20.00 sampai 22.00 malam. Untuk timer atau waktu air mancurnya nanti dioperasikan pada pagi, siang, sore atau malam hari. Pihaknya menjaga ritme dari alat yang beroperasi tersebut. Untuk operasional dan tenaganya nanti disiapkan dari Dinas.
Terkait anggapan skeptis bahwa operasional dari air mancur bundaran GMS tak akan bertahan lama, menurut Ratnawi hal ini tidak akan terjadi. Hal ini kata dia, tergantung bagiamana merawat dan menjaga Bundaran GMS ini. “Sehingga ikon Lobar ini seperti yang dikhawatirkan cepat mati suri, tidak terjadi. Ini kan tugas kita bersama, kami di Dinas PU mengawal, masyarakat juga mohon ikut untuk menjaga,” harap dia.
Pihaknya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Bundaran GMS baik itu alat water screen air mancur menari, taman dan plaza. Sehingga nanti tetap bisa beroperasional secara berkesinambungan. Terkait biaya operasional, Pihaknya belum melihat biaya operasionalnya atau BOP nya. Sebab air mancur menari ini baru saja di-launching, BOPnya akan dikalkulasikan dalam satu bulan.
BOP ini nantinya akan bisa di-support dari retribusi yang masuk dari keberadaan GMS ini. Seperti PKL dan lainnya. Bahkan nantinya, water screen itu bisa mendatangkan pendapatan dari jasa iklan. Sebab pengusaha atau perusahaan bisa memasang iklan di water screen tersebut. “Itu memang tujuan kita, agar biaya operasional dari Bundaran ini tercukupi,” imbuhnya. (her)


