Bima (suarantb.com) – Pemerintah Kabupaten Bima bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menuntaskan pembangunan 15 unit hunian sementara (Huntara). Huntara ini diprioritaskan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Wera dan Ambalawi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda menjelaskan seluruh huntara telah selesai dibangun dan telah melalui pengecekan fisik secara menyeluruh. “Alhamdulillah, 15 unit Huntara sudah selesai 100 persen. Hari ini (pecan kemarin,red) kami lakukan pengecekan fisik sekaligus penyerahan kunci kepada seluruh korban bencana,” ujarnya kepada Suara NTB pada Sabtu (3/1/2026).
Ia menegaskan, pembangunan huntara ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi warga yang terdampak bencana. Seluruh bangunan dibangun di atas lahan pribadi milik masing-masing korban, sehingga warga tidak perlu relokasi dari lingkungan mereka.
Nurul Huda memaparkan, huntara yang dibangun merupakan tipe 36 meter persegi dengan total nilai anggaran sebesar Rp532,8 juta. Dana pembangunan bersumber dari dana siap pakai (DSP) BNPB Tahun Anggaran 2025. “Total nilai untuk 15 unit Huntara mencapai Rp532.800.000. Dana ini bersumber dari Dana Siap Pakai BNPB,” sebutnya.
Adapun sebaran lokasi pembangunan huntara meliputi Desa Nangawera, Kecamatan Wera sebanyak 9 unit. Desa Mandala, Kecamatan Wera 2 unit. Desa Mawu, Kecamatan Ambalawi 1 unit. Desa Talapiti, Kecamatan Ambalawi 2 unit serta Desa Kole, Kecamatan Ambalawi 1 unit.
Ia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya program tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPR RI, Hj. Mahdalena, yang telah memberikan dukungan sehingga pembangunan Huntara ini dapat terlaksana dengan baik,” ucapnya.
Rasa syukur dan haru juga datang dari para penerima manfaat. Salah seorang warga terdampak, Maria, menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Bima dan pemerintah pusat. “Saya atas nama keluarga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bima dan BNPB yang telah membangun rumah sementara yang luar biasa bagi kami. Bantuan ini sangat berarti dan memberi kami harapan untuk kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tuturnya. (hir)


