Sumbawa Besar (Suara NTB) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di hari pertama kerja pasca libur Natal dan Tahun Baru pada, Senin, 5 Januari 2026 . Salah satu instansi yang disidak adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa.
“Pelayanan kesehatan tidak boleh berjalan lambat karena menyangkut keselamatan dan nyawa manusia. Jangan sampai muncul keluhan masyarakat hanya karena pelayanan yang lambat atau sikap yang tidak humanis,” kata Haji Ansori.
Haji Ansori turut menyoroti kualitas pelayanan dan menekankan pentingnya kedisiplinan pegawai. Sebab, saat melakukan pengecekan kehadiran mulai dari jajaran pimpinan, dokter spesialis, hingga staf rumah sakit ada pegawai yang absen maupun datang terlambat.
“Dalam pelayanan kesehatan, keterlambatan sekecil apa pun bisa berdampak besar. Telat satu menit saja bisa berbahaya bagi pasien,” tambahnya.
Wakil Bupati melanjutkan dengan inspeksi mendadak ke sejumlah unit pelayanan. Saat meninjau loket pendaftaran, ia menemukan petugas yang hadir tidak sesuai kebutuhan dari empat petugas yang seharusnya bertugas, hanya dua orang yang berada di tempat.
“Loket pendaftaran adalah wajah pertama rumah sakit. Jika di sini saja tidak maksimal, tentu akan memengaruhi kualitas pelayanan secara keseluruhan,” tegasnya.
Sidak kemudian dilanjutkan ke sejumlah ruangan pelayanan untuk memastikan seluruh petugas hadir dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kedisiplinan aparatur serta mutu pelayanan kesehatan.
“Ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah demi memberikan pelayanan yang aman, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat,” tukasnya. (ils)


