spot_img
Rabu, Januari 7, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK UTARAPemda KLU Ajak Perusahaan Sukseskan Program Bedah Rumah

Pemda KLU Ajak Perusahaan Sukseskan Program Bedah Rumah

Tanjung (suarantb.com) – Pemda Lombok Utara mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Lombok Utara (KLU0 untuk membantu program Jumat Bedah Rumah (Jubah). Program ini sendiri ditujukan untuk membantu warga kurang mampu dalam merehabilitasi dan merekonstruksi rumah tidak layak huni (RTLH).

Kepala Bapperida Lombok Utara, Ir. Hermanto, pada Senin (5/1/2026) mengungkapkan, Jubah kembali diprogramkan setelah pada periode 2015-2020 silam cukup sukses membantu masyarakat. Sepanjang tahun 2025 lalu, Pemda sudah merekonstruksi 44 unit rumah. Bantuan tersebut hasil kolaborasi antara OPD Pemda, Baznas, Bank NTB Syariah dan program CSR sejumlah perusahaan.

“Salah satu pengusaha transportasi Kapal Cepat, Eka Jaya sudah mengalokasikan 10 unit rumah. Kita menindaklanjuti ke Perkim untuk melakukan survei dengan 7 titik yang sudah terverifikasi (memenuhi syarat),” ujar Hermanto.

Pihaknya optimis, jika seluruh perusahaan yang beroperasi di Lombok Utara bersama-sama bergerak pada program Jubah, maka jumlah RTLH yang bisa ditangani akan lebih banyak.

Selain pada program Jubah, Hermanto juga menyebut Pemda Lombok Utara tetap mendukung program sosial lainnya. Seperti bantuan pengobatan kepada pasien dan keluarganya yang dirawat inap melalui Rumah Singgah Rumah Sakit Sanglah – Denpasar maupun Rumah Singgah RSUP NTB.

Bagi keluarga pasien yang berobat di RS Sanglah, sebut Hermanto, Pemda membantu meringankan beban ekonomi untuk alokasi dua orang sebesar masing-masing Rp200 ribu per hari selama tujuh hari. Sementara keluarga pasien yang menginap di Rumah Singgah RSUD NTB, diberikan bantuan maksimal untuk dua orang sebesar Rp150 ribu per hari selama tujuh hari.

“Umpama keluarga pasien menginap di Rumah Singgah 10 hari atau 14 hari, maka Pemda tetap membayar untuk alokasi tujuh hari,” ujarnya.

Komitmen Pemda juga terletak pada komitmen pelayanan kesehatan. Di mana melalui Universal Health Coverage (UHC), Pemda menjamin semua penduduk memiliki akses layanan kesehatan yang adil dan terjangkau dengan cakupan kepesertaan yang sudah hampir 100 persen. Sedangkan pada program jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemda sudah mengakomodir sekitar 30 ribu tenaga kerja. (ari)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO