spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANPersiapan TKA Harus Lebih Matang

Persiapan TKA Harus Lebih Matang

 

Mataram (suarantb.com) – Dinas Pendidikan Kota Mataram terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SD-SMP pada April mendatang. Persiapan diperlukan untuk memastikan hasil tes di atas rata-rata provinsi dan nasional.

Kepala Pendidikan Kota Mataram, Yusuf beberapa waktu lalu, menyampaikan jelang beberapa bulan pelaksanaan TKA sejumlah pihak terkait mesti bersiap-siap dari awal.

“TKA kan akan dimulai bulan April. Maka kami juga perlu merapatkan barisan, langkah-langkah apa yang perlu dilakukan oleh kepala sekolah, sehingga nanti tidak seperti hasil di TKA provinsi,” ujarnya.

Menurutnya, hasil TKA provinsi cukup memprihatinkan menjadi refleksi penting bagi Disdik Kota Mataram, agar tidak mengulangi hasil yang sama.

Hasil TKA dinilai penting, karena menyangkut masa depan pendidikan anak. Ia menyampaikan, bahwa hasil tes atau Surat Hasil TKA (SHTKA) akan berfungsi sebagai syarat utama murid bisa melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya.

“Ini akan menjadi prioritas hasil TKA-nya,” jelas Yusuf.

Selain siswa, persiapan juga perlu memperhatikan sarana prasarana dan perangkat penunjang tes. Yusuf menuturkan, karena TKA menggunakan beberapa perangkat elektronik seperti komputer, jaringan, arus listrik yang memadai, maka kesiapan persiapan perlu dilakukan sejak dini.

“Ini kan dilaksanakan menggunakan komputer soalnya, tidak menggunakan paper based test, makanya infrastrukturnya apakah sudah siap apa belum,” jelasnya.

Tahapan TKA dimulai dengan pendaftaran peserta pada 19 Januari – 28 Februari 2026. Selanjutnya, pelaksanaan simulasi TKA SMP dijadwalkan pada 23 Februari–1 Maret 2026, disusul simulasi TKA SD pada 2–8 Maret 2026. Untuk memastikan kesiapan teknis dan nonteknis, seluruh sekolah akan mengikuti gladi bersih pada 9–17 Maret 2026.

Adapun pelaksanaan TKA SMP akan berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dijadwalkan pada 20–30 April 2026. Seluruh rangkaian ini dilaksanakan bersamaan dengan Asesmen Nasional sebagai bagian dari kebijakan evaluasi pendidikan berbasis mutu dan pemetaan capaian pembelajaran. (sib)

 

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO