Mataram (suarantb.com) – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bali-Nusra menggelar agenda pengundian Bali-Nusra Great Sale Year and Shopping Festival, di Atrium Ground Floor, Lombok Epicentrum Mall (LEM), Kamis (8/1/2026). Gelaran ini merupakan rangkaian dari acara Bali-Nusra Great Sale yang berlangsung dari 12 Desember sampai 15 Januari 2026.
Pengundian Bali-Nusra Great Sale berlangsung meriah, ditambah adanya pengumuman pemenang top Spender dan Weekly Spender di LEM.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur NTB, Hj.Indah Dhamayanti Putri, Pj. Sekda NTB, L. Muhammad Faozal, Ketua APPBI DPD Bali-Nusra, ZenZen Guisi Halmis, General Manager Lombok Epicentrum Mall, Salim Abdad, dan Direktur BCA Kantor Cabang Cakranegara, I Gde Brata Astawa.
Dalam sambutannya, Ketua APPBI DPD Bali-Nusra, ZenZen Guisi Halmis, mengatakan, APPBI DPD Bali akan memiliki program lebih banyak dan diharapkan program tersebut dapat direalisasikan di NTB.
“Sekarang ini kita ingin support untuk program kerja sama regional Bali, NTB, dan NTT yang tentunya ini perlu dukungan semua anggota APPBI dan pemerintah untuk bisa berkolaborasi secara ritel, perdagangan, maupun pariwisata,” ujarnya.
Ia juga merencanakan akan melaksanakan program Fun Run di wilayah Bali-Nusra, khususnya di NTB. Ia berharap Lombok Epicentrum Mall sebagai anggota dari APPBI menjadi tempat rekreasi pilihan masyarakat NTB.
“Saya harapannya bisa berkolaborasi secara jangka panjang,” tandasnya.
Selain dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini juga turut didukung oleh Bank Central Asia (BCA). Direktur BCA Kantor Cabang Cakranegara, I Gde Brata Astawa, menyampaikan gelaran Bali-Nusra Great Sale tahun ini terasa sangat istimewa. Hal itu dikarenakan keikutsertaan LEM sebagai bagian dari APPBI dan terlibat aktif pada gelaran Bali-Nusra Great Sale 2025.
Astawa memandang Bali-Nusra Great Sale 2025 sebagai wujud kolaborasi yang sangat strategis dalam rangka mendukung perekonomian nasional.
“Sebagai perbankan nasional kami melihat antusiasme masyarakat yang tumbuh dari tahun ke tahun. Sejak LEM bergabung dalam Bali-Nusra Great Sale ini, tercatat pertumbuhan transaksi BCA sebesar 10 persen,” tuturnya.
Angka ini menjadi bukti nyata bahwa program Bali-Nusra Great Sale memberi dampak nyata, tidak saja bagi pusat perbelanjaan, tetapi juga bagi pelaku usaha, dan ekosistem pariwisata secara keseluruhan,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah setia, BCA memberikan 40 voucher belanja senilai Rp500 ribu selama acara berlangsung. Kemudian ada weekly top spender senilai Rp250 ribu untuk lima orang pemenang, i phone 17 pro max, emas lima gram, hingga voucher menginap di hotel bintang lima.
Ia berharap, acara ini tidak hanya menambah keseruan berbelanja, tetapi juga memberi nilai tambah bagi para merchant, memperluas aktivitas ekonomi dan meningkatkan kenyamanan transaksi masyarakat.
Sementara itu, General Manager Lombok Epicentrum, Salim Abdad, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda Bali-Nusra Great Sale 2025 di LEM. Dalam kesempatan itu pula, ia mengungkapkan beberapa program menarik yang ditawarkan LEM kepada para pengusaha, salah satunya adalah membership. Selain itu, program pengundian yang menawarkan hadiah berupa mobil dan hadiah lainnya.
“Mudah-mudahan ini juga memotivasi ekonomi dan teman-teman di NTB maupun tamu-tamu turis,” ujarnya.
Sementara itu, Wagub NTB, Hj. Indah Damayanti Putri mengapresiasi Bali-Nusra Great Sale 2025 ini. Ia berharap, kegiatan serupa dapat lebih memperkenalkan NTB ke masyarakat luas.
Dengan begitu, NTB berikut destinasi wisata dan tempat-tempat perbelanjaannya menjadi wahana yang diminati dan dirindukan oleh masyarakat.
“Saya yakin dan percaya dengan diadakannya Bali-Nusra Great Sale akan menghadirkan beragam iven-iven yang berskala nasional, bahkan internasional untuk bisa dilaksanakan di NTB,” terang Wagub Dinda.
Kegiatan ini juga, lanjut Wagub Dinda, akan menambah kepercayaan pelaku usaha, sehingga dapat berinvestasi pada acara-acara serupa di NTB.
“Dipastikan dari sisi perizinan dan keamanan, pemerintah akan memberikan garansi sehingga siapapun mau hadir untuk berinvestasi di daerah kita,” tandasnya. (sib)


