spot_img
Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK UTARAPemda KLU Jalin Kemitraan Lintas Kabupaten

Pemda KLU Jalin Kemitraan Lintas Kabupaten

Tanjung (suarantb.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menjalin kemitraan dengan Pemda lintas kabupaten, baik di NTB dan luar NTB. Langkah ini diambil untuk memperkuat strategi pembangunan per sektor dengan mengadaptasi inovasi yang dilakukan sejumlah daerah tersebut. Beberapa daerah yang mengunjungi dan dikunjungi Lombok Utara di antaranya Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Kunjungan Pemda KSB ke Lombok Utara, berlangsung pada Rabu (7/1/2026). Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., diterima oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH. Sementara di hari terpisah, Jumat (9/1/2026), Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., bertolak ke Kabupaten Madiun.

Najmul Akhyar, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemda KSB yang memilih Lombok Utara sebagai lokasi studi komparasi pengembangan pariwisata. Ia optimis, kemitraan kedua Pemda memberi dampak positif bagi keberlangsungan sektor pariwisata dan sektor-sektor pendukung lainnya.

“Wisata bahari yang paling terkenal ada di kawasan tiga Gili (Trawangan, Meno dan Air). Bahkan kawasan wisata ini sudah dikenal ke seluruh mancanegara serta salah satu sumber PAD KLU,” kata Najmul.

Sementara, Bupati KSB, Amar Nurmansyah menyikapi dengan optimisme yang sama, dimana kemitraan kedua daerah mendorong tumbuhnya pembangunan baik di KSB dan Lombok Utara.

Amar menyatakan, KSB merupakan daerah pertambangan, tetapi daerah juga memiliki tempat wisata bahari yang tidak kalah bagus dengan daerah lain. Hanya saja, potensinya belum tergarap optimal.

“Dengan pertemuan ini tentunya banyak hal yang kami peroleh sehingga tempat-tempat wisata di daerah kami dapat di optimalkan dengan baik,” tutupnya.

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi saat diterima Wabup Madiun, dr. Purnomo Hadi, MH., menyatakan banyak kemiripan karakteristik wilayah dan potensi daerah. Karakteristik ini menjadi dasar kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan, khususnya dalam upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“KLU melihat banyak praktik baik yang telah berhasil diterapkan di Kabupaten Madiun. Kami ingin menjalin kerja sama, sekaligus mencontoh keberhasilan Madiun, seperti pelaksanaan KPBU Penerangan Jalan Umum (PJU), pengembangan sektor industri, serta pengelolaan pariwisata,” kata Kusmalahadi.

Sementara, Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, MH, tak membantah karakteristik kondisi ni geografis dan potensi daerah yang hampir mirip. Kedua daerah menghasilkan komoditas unggulan pertanian, seperti kopi, porang, durian, perikanan, dan sektor pariwisata.

Kabupaten Madiun memiliki keunggulan strategis karena dilalui jalur nasional selatan serta didukung keberadaan exit tol yang mendorong pertumbuhan sektor industri, potensi seni dan budaya juga menjadi salah satu bidang yang dapat dikolaborasikan antara dua daerah.

“Kerja sama ini dapat dikembangkan dengan memanfaatkan potensi wilayah masing-masing melalui analisis SWOT, sehingga program pembangunan bisa lebih efektif dan efisien dari sisi anggaran, serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Purnomo.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, kedua pemerintah daerah sepakat untuk melanjutkan pembahasan kerja sama melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja sama yang akan disusun sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 22 Tahun 2020 tentang Tatacara Kerja Sama Daerah, sebagai payung hukum pelaksanaan kolaborasi antar pemerintah daerah. (ari)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO